Bupati Imron Pastikan PMI Asal Kabupaten Cirebon Tetap Terlindungi

- Penulis

Kamis, 28 Desember 2023 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal news.id.KABUPATEN CIREBON — Minat warga Kabupaten Cirebon menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) masih tinggi. Kondisi ini, membuat Kabupaten Cirebon menjadi salah satu kantong penyumbang pekerja migran terbesar di Indonesia.

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag menyebutkan, alasan masih banyak warga yang berminat menjadi PMI, lantaran penghasilan yang didapatkan lebih tinggi dibandingkan bekerja di dalam negeri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Imron, warga Kabupaten Cirebon yang bekerja di luar negeri, harus bisa menjaga nama baik Indonesia dan daerahnya.

“Silakan bekerja di luar negeri, tetapi, gaya hidup harus diperhatikan, jangan sampai merubah gaya hidup,” kata Imron saat menghadiri acara peringatan Hari Migran Internasional didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto, S.STP, M.Si di pelataran gedung Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) Kota Cirebon, Kamis (28/12/2023).

Di balik besarnya remitansi yang dikontribusikan PMI pada pembangunan, ancaman bagi para PMI masih cukup tinggi. Menurut Imron, PMI Kabupaten Cirebon masih dihadapkan pada beberapa kasus.

Diantaranya kekerasan, penipuan, jeratan hutang, penelantaran anak, perceraian hingga gangguan kejiwaan, yang hingga saat ini belum tertangani secara baik.

“Intinya, para PMI harus mengecek ke Disnaker untuk memperoleh informasi mengenai penyalur resmi. Hal ini dilakukan, agar PMI tetap mendapatkan perlindungan,” tukasnya.

Anggota Komisi 3 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon, Nurholis mengatakan, upaya peningkatan perlindungan kepada PMI harus terus dilakukan.

Bersama pemerintah daerah, kata Nurholis, pihaknya akan meninjau kembali regulasi terkait perlindungan kepada PMI.

“PMI ini harus berjaya di negeri orang, tetapi juga bisa mandiri di negeri sendiri. Mereka jangan bolak-balik ke luar negeri untuk jadi PMI, harusnya berpikir juga bagaimana caranya menjadi usahawan baru,” ujar Nurholis.

Sana

Berita Terkait

Dinas Pendidikan Lahat Meningkatkan Mutu Kualitas Pendidikan
Polres Kuningan Dukung Program Strategis Pemerintah Pusat,Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
PROF DR SUTAN NASOMAL MEMINTA PRESIDEN RI AGAR POLRI TINGGALKAN KEBIASAAN LAMANYA YANG TIDAK BAGUS
Dikeluhkan Masyarakat, Warung Remang-remang di Pantura Pekalongan Segera Ditertibkan
Gaji Tertahan 3-7 Bulan, Buruh Perkebunan Kakao Cianjur: Kebutuhan Keluarga Terus Berjalan
Polres Cirebon Kota Kembalikan Motor Hasil Curanmor kepada Pemilik Sah
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Cirebon Gelar Lomba Menembak Eksekutif, Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Personel
Semangat Hari Bhayangkara ke-80 Menggema Lewat Turnamen Mini Soccer Antar Satfung
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:01 WIB

Dinas Pendidikan Lahat Meningkatkan Mutu Kualitas Pendidikan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:18 WIB

Polres Kuningan Dukung Program Strategis Pemerintah Pusat,Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:53 WIB

PROF DR SUTAN NASOMAL MEMINTA PRESIDEN RI AGAR POLRI TINGGALKAN KEBIASAAN LAMANYA YANG TIDAK BAGUS

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:43 WIB

Dikeluhkan Masyarakat, Warung Remang-remang di Pantura Pekalongan Segera Ditertibkan

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:08 WIB

Gaji Tertahan 3-7 Bulan, Buruh Perkebunan Kakao Cianjur: Kebutuhan Keluarga Terus Berjalan

Berita Terbaru