Bantuan Rumah Bedah Ekstrim Di Pijot Utara Dikeluhkan Warga

- Penulis

Sabtu, 3 Juni 2023 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 Journal News – Masyarakat Desa Pijot utara Yang mendapatkan bantuan rumah bedah miskin ekstrim yang bersumber dari dana Desa tahun anggaran 2023 di keluhkan warga pasalnya jumlah matrial yang di terima tidak sebanding dengan jumlah anggaran yang telah di tetapkan di RAPBEDES yang dimana setiap anggota masyarakat yang menerima bantuan rumah bedah Mendapatkan 10 juta perunit rumah namun kenyataan di lapangan jauh berbeda seperti pengakuan salah satu warga penerima manfaat rumah bedah (adi) 3 nama samaran yang beralamat di Dusun Bagik gupung (3 juni ¹2023) dirinya bersama warga yg lain hanya menerima beberapa matrial saja pak ungkapnya kepada awak media ini diirinya mengatakan kalau bahan mattria yang di terima itu terdiri dari ( 1 )kusen pintu 2 unit
(2 )Kusen jendela bersama daun jendela 2 unit (3) semen tiga roda 10 sak (4) batako 2000 biji dan ( 5 )pasir 1 dam truk setelah di total semuanya harga pembelanjaan yg di berikan kami sekitar 5 500.000 (lima juta lima ratus ribu rupiah masih ada sisa Rp 4500.000 (empat juta lima ratus ribu rupiah demikian juga yg lainnya sama jumlah pembelanjaan yg mereka terima dan mereka bertanya kemana sisanya ungkap mereka

Sementara di lain pihak ketika awak media ini mempertanyakan hal ini ke kepala Desa pijot utara (sudirman) via telpon ( 3 juni 2023) dirinya mengatakan jika bantuan miskin ektrim tersebut di salurkan berdasarkan dari kebutuhan mereka kita tidak anggarkan ongkos tukang kita hanya anggarkan kebutuhan matrialnya saja ungkapnya itupun kita berikan berdasarkan nilai kebutuhannya tidak boleh ada yang lain dan pengerjaan proyek sedang terlaksana dan inikan belum finis nanti sewaktu waktu bisa saja berubah nilai kebutuhan tandasnya (dar)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*
Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha
Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Bidan di Sukaresmi Diduga Buka Praktik Mandiri Tanpa SIPB, Puskesmas: Urgensi Boleh Ditangani, Persalinan Tidak
SMK DZakiyyun Lepas 108 Siswa Angkatan ke-9, 10 Lolos Magang ke Jepang
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Senin, 1 Juni 2026 - 11:22 WIB

1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:17 WIB

Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:23 WIB

Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP

Berita Terbaru