Gila…!?, Harga Sayur Seledri Melambung Tinggi, Bahkan Hampir Hilang Di Pasar Cipanas Yang Terkenal Induk Penghasil Sayuran.

Selasa, 10 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur,- https//journalnews.id //  Cianjur utara terkenal sebagai daerah penghasil sayuran, yang 60- 80% masyarakatnya adalah petani sayuran, juga pembibitan tanaman Nusantara.

Tepatnya di tiga Kecamatan, seperti Kecamatan Cipanas, Pacet dan Sukaresmi. Masyarakat berkehidupan dari pertanian sayuran terbesar di Indonesia, dan menjadi andalan pasokan sayuran pasar-pasar di sebagian kota besar.

Apa benar sering adanya lonjakan harga yang signifikan itu di karenakan ada kelalaian sebagai pemangku kepentingan, dan tidak adanya peninjauan juga penyuluhan, baik sosialisasi dan lain-lainnya?…

Bisa terhitung bagi agen sayuran ataupun kios pengecer yang ada di pasar Cipanas, yang menyediakan stok sayur seledri jenis sayuran ini. Dan itupun hanya bisa menyetok tidak banyak, sekitar 2 kilo sampai 10 kg saja setiap kiosnya.

Menurut Mas C (44) sebagai konsumen pedagang Baso keliling, mengatakan kepada media journalnews.id , “Kami selaku pemakai untuk kebutuhan jualan sehari-hari, sangat membutuhkan sekali jenis sayuran seledri, selain bahan pokok buat olahan, juga penyajian buat pembeli, dan ini sangat menjadi biaya tambahan di luar modal pokok,” ucapnya pada Selasa 10-6-2025.

“Dengan biasa harga normal paling mahal 15,000 – 20,000 Per- kg, sekarang menjadi 45,000. – 50,000. Per-Kg, bahkan katanya ada juga sampai seharga 60,000. – 65,000. Per-Kg,” ujarnya.

Di tempat dan waktu berbeda, menurut Kg U, (53) selaku pedagang sayur di pasar subuh Cipanas mengatakan, “Untuk para pedagang baik agen maupun pengecer sekarang ini agak susah mendapatkan barang, selain harganya naik juga kelangkaan dari Sayur Seledri,” ulasnya.

“Adapun dapat barang, sekarang ini nggak mulus seperti biasanya, yang sehat dan hijau dengan panjang sampai kurang lebih 50cm, dengan harga biasa paling sekitar Rp 10,000 sampai 15,000 Per- kg, Dan sekarang ini ada yang bisa dapat barang, kecil-kecil dan agak menghitam kekuningan, dengan harga 40,000. Sampai 45,000 per- Kg dari kebun, dengan barang yang kurang bagus biasanya itu afkir atau sortiran,” imbuhnya.

Menurut keterangan dari kasi Humas UPTD Pasar Cipanas mengatakan, “Naiknya harga sayur jenis Seledri sekarang ini, merupakan adanya cuaca extreme yang tidak normal, kadang hujan lebat dan sedikit panas, di wilayah cipanas dan sekitarnya, dan ini berpengaruh sekali buat tanaman jenis Seledri, yang notabene sangat lemah cuaca, seperti hujan deras,” jelasnya.

“Ini terjadinya kenaikan harga tersebut, dari sebelum lebaran idul Adha sampai saat ini, dan biasanya hal ini tidak akan lama, mudah-mudahan semuanya akan kembali normal seperti sebelumnya,” pungkasnya.
*(Muklis M.

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Berita Terbaru