Upaya Disbudpar Kabupaten Cirebon Populerkan Batik Ciwaringin

Selasa, 27 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal news.id.KABUPATEN CIREBON — Dalam rangka Koleksi Kajian Pengembangan Museum Pangeran Cakrabuwana, Dinas Kebudayaaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon menggelar Seminar Batik dan Digital Augmented Reality (AR) pada Selasa (27/5/2025).

 

Kegiatan yang dilaksanakan di Panggung Seni Budaya Disbudpar Kabupaten Cirebon ini merupakan salah satu upaya untuk memajukan budaya dan pariwisata di Kabupaten Cirebon.

 

Kepala Disbudpar Kabupaten Cirebon, Abraham Mohamad, menjelaskan bahwa Kabupaten Cirebon terus berupaya mengampanyekan nilai-nilai kearifan lokal di berbagai bidang, seperti fesyen, kuliner, dan destinasi wisata.

 

Abraham mengaku, Pemkab Cirebon terus meracik strategi agar kearifan lokal Kabupaten Cirebon bisa lebih berkembang dan dikenal di seluruh pelosok negeri.

 

“Salah satunya melalui Seminar Batik Ciwaringin ini. Karena batik Ciwaringin itu berbeda dengan yang lain,” ucap Abraham.

 

Ia menyebut, Batik Ciwaringin menggunakan pewarna alami. Artinya, produksi Batik Ciwaringin ramah lingkungan.

 

Proses pewarnaan batik asli Kabupaten Cirebon ini menggunakan ekstrak tumbuhan, seperti mahoni dan daun nila.

 

“Mungkin ini kelihatannya biasa saja. Tapi pewarnanya ini asli dari alam, dari tumbuh-tumbuhan,” ungkap Abraham.

 

Lebih lanjut, Abraham menjelaskan, Batik Ciwaringin sejatinya kerap ditampilkan di pameran-pameran di berbagai daerah. Respons masyarakat juga sangat baik terhadap Batik Ciwaringin.

 

“Ke depan, kita ada di event-event. Seperti kalau dapat undangan dari Pekalongan, Jogja (Yogyakarta), Bali, dan Kalimantan, nanti kita suguhkan ini (Batik Ciwaringin). Waktu saya beli juga adanya di Bekasi, orang Cirebon juga di sana ikut pameran dan festival,” tuturnya.

 

Ia menjelaskan, harga yang dibanderol Batik Ciwaringin tentunya sesuai dengan kualitas. Sebab, proses yang alami menjadikannya sebagai produk khas yang otentik.

 

“Kita terus berupaya mengenalkan Batik Ciwaringin. Harapan saya, ke depan, tak hanya infrastruktur tapi kearifan lokalnya juga maju,” tutupnya.

Sana

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Berita Terbaru