Sepenggal Kisah Abah Kandi Warga Cigunungherang, Kakek Tunanetra Sosok Luar Biasa 

- Penulis

Kamis, 1 Agustus 2024 - 05:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR || Abah Kandi (82) warga Kampung Talaga Tongoh RT 1 RW 5, Desa Cigunungherang, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat adalah seorang tunanetra yang sehari hari membuat gula aren, Rabu, (31/7/24).

Namun siapa sangka, ternyata Abah Kandi bukan hanya membuat gulanya saja melainkan ia pun mampu memanjat pohon arennya sendiri.

Menurut penuturannya, ia mengalami gangguan penglihatan sejak remaja dulu hingga saat ini. Kendati demikian. Ia mampu menghidupi keluarganya dengan keterbatasannya tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Iya, ini bukan bawaan tapi sejak kecil dulu pas masih jaman Pemberontakan dulu, mungkin orang tua saya kesulitan mengobatinya karena waktu itu kan masih ada DI jadi mungkin sulit untuk membawa saya berobat ,” katanya dengan bahasa sunda.

Abah Kandi juga menyebutkan bahwa selain membuat gula aren dirinya juga sebagai pengembala ternak milik orang lain.

” Selain membuat gula aren, saya dan istri juga memelihara Domba milik orang dan hasilnya nanti dibagi dua dengan pemilik,” sambungnya.

Ia menjelaskan bahwa dirinya mampu memanjat dan mengerjakan pekerjaan lainnya dengan baik hanya dengan mengandalkan indra perasa dan pendengaran saja.

” Alhamdulilah, saya bisa mengerjakan pekerjaan dengan baik hanya dengan perasaan dan pendengaran, namun berkat yang maha kuasa saya bisa melakukannya, ” terang Abah.

Abah juga menyampaikan jika sekarang dirinya tidak begitu banyak melakukan aktivitas untuk mencari rupiah karena kondisi badan yang sudah tidak lagi muda.

” Tetapi sekarang abah tidak seperti dulu, sekarang abah hanya bisa bekerja semampu badan Abah saja. Paling sekarang membuat gula juga sedikit dan hasilnya juga itu dibagi dua juga sama yang punya pohonnya,” ungkap Abah.

Abah juga menyampaikan jika dirinya saat ini hanya tinggal berdua dengan Nenek ( Sang Istri )

” Tinggalmah sekarang berdua sama Nenek, kalau anak ada dua tetapi sudah menikah,” ujar Abah.

Abah berharap dirinya selalu diberi kesehatan oleh sang maha kuasa untuk menjalani hidup dan menafkahi keluarganya.

” Sekarangmah Abahmah pengen apah atuh yah pengen diberi kesehatan saja,” pungkas Abah.

Berita Terkait

Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim
Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
Dirgahayu Ke 18 Tahun Kongres Advokat Indonesian DPC Kabupaten Cianjur., Tegakan Keadilan Yang Utama Buat Masyarakat.
DPC KAI Cianjur Rayakan HUT ke-18 dengan Donor Darah dan Aksi Kemanusiaan
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Pakar Sebut Barang–barang Pemberian China Dibuang Pejabar AS demi “Security System”
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:04 WIB

Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:37 WIB

Dirgahayu Ke 18 Tahun Kongres Advokat Indonesian DPC Kabupaten Cianjur., Tegakan Keadilan Yang Utama Buat Masyarakat.

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:13 WIB

DPC KAI Cianjur Rayakan HUT ke-18 dengan Donor Darah dan Aksi Kemanusiaan

Berita Terbaru