Journal News. Id. Cirebon, – Beredar sebuah Video seorang tenaga kerja wanita (TKW ) Asal Desa Kendal, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon Jawa Barat Menangis meminta untuk dipulangkan ke tanah air.
Dalam Video Tersebut Perempuan Bernama Darsiti (37) menangis berurai air mata.
Darsiti mengenakan baju hitam berkerudung sambil menangis menujukan makanan roti dan meminta tolong agar segera dipulangkan
Sambil memvideokan dirinya ia takuasa menahan tangis dan bercerita kepada sang suaminya Kusnadi (40) agar Darsiti Segera dipulangkan,
Menurut Kusnadi istrinya diberangkatkam melalui oknum sponsor dengan iming-iming uang vie RP. 7 juta dan gaji tinggi, namun dirinya merasa menyesali karena telah menandatangi surat yang disodorkan oleh oknum sponsor tersebut, bahkan dirinya juga merasa khilaf dan tertipu karena saat itu oknum sponsor tersebut menyodorkan sebuah surat untuk ditandatanganinya dengan tidak tercantum jelas nama PTnya, kami kan orang kampung Pak jadi tidak tahu jelas prosedurnya, kata Kusnadi kepada wartawan ()
Menurut sang istri saat bercerita kepada suaminya Kusnadi berawal pada saat berangkat ke kota jeddah arab Saudi istrinya setiba disana bukanya dijemput majikanya, malah ezensinya yang menjemput di bandara selanjutnya setiba disana rombongan TKW ditampunglah disebuah yayasan syarika ewan kemudian selanjutnya baru disalurkan ke majikan dengan menggunakan paspor wisata (Turis) . Rabu (5/04/2023)
Darsiti diberangkatkan sejak 31 Desember 2022 lalu yang diduga tidak resmi (ilegal) , Tadinya Sang Istri dipekerjakan di kota Jeddah, namun karena terus terusan minta pulang akhirnya sang istri kini dipindahkan kerja di kota Abah masih di wilayah Arab Saudi, pungkasnya.
Kami sangat berharap agar dinas terkait mau membantu untuk dapat memulangkan Darsiti sang istri tercintanya yang saat ini terus menerus meminta dipulangkan ke tanah air Indonesia, karena anak anak dirumah sangat menanti kepulanganya setelah melihat video ibunya terurai air mata meminta pulang ke kampung halaman, harapnya Kusnadi Bapak dari 2 anak ini.
Laporan: Wadira











