Simak!! Apa Saja Empat Program Rencana Kerja Puskesmas Kademangan di Tahun 2023

Sabtu, 4 Maret 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur, Para Petugas Tenaga Kesehatan ( Nakes ) Puskesmas Kademangan melaksanakan kegiatan Lokakarya Mini ( Lokmin ) di Aula Puskesmas Kademangan, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis, (2/3).

Kegiatan lokmin tersebut dilaksanakan dalam rangka pembahasan rencana kerja atau kegiatan di tahun 2023.

Pada kesempatan itu, hadir para OPD, Kepala Desa, PKK, Kader, Ormas, serta para tokoh masyarakat di wilayah kesehatan puskesmas kademnagan.

Menurut keterangan Kepala Puskesmas Kademangan, E Hanny Windilaras, mengatakan, bahwa pada kegiatan tersebut ada empat poin yang dibahas dalam perencanaan kegiatan di tahun 2023.

” ada empat (4 ) poin yang pertama itu adalah konvergensi penanganan kasus stunting di Kecamatan mande khususnya di wilayah kerja puskesmas Kademangan, kemudian yang kedua peningkatan koordinasi lintas sektor untuk peningkatan pelayanan kesehatan kepada anak usia pendidikan dasar atau SD, kemudian yang ketiga kita mendukung adanya inovasi Mama papa dari Puskesmas Kademangan yaitu masyarakat mandiri pilah sampah. Jadi insyaallah nanti ke depannya kita akan membuat satu tim kemudian akan ada pembinaan kepada salah satu wilayah yang menjadi percontohan di mana nanti di sana akan diterapkan setiap rumah tangga itu untuk memilah sampah, baik sampah organik, ya yang plastik dipisahkan dengan yang kertas dengan yang sampah busuk karena di sampah-sampah tersebut ternyata itu bernilai rupiah yang kedepannya bisa menjadi sumber penghasilan keluarga, kemudian ke empat peningkatan pelayanan kesehatan kepada calon pengantin (catin) untuk mencegah pernikahan dini, jadi untuk catin ini kita akan mensosialisasikannya mulai dari pranikah dari usia SMP sama SMA dan akan bekerjasama dengan KUA serta Dinas Pendidikan,” tururnya menjelaskan.

Selain itu Hanny juga berpesan kepada warga agar dapat menjaga kebersihan lingkungan terutama pada musim hujan seperti ini, hal tersebut dikagsudkan untuk meminimalisir terjadinya DBD.

” untuk masyarakat ini juga salah satu permasalahan ya, di musim hujan yang kaitannya dengan penyakit DBD. Jadi kemarin sudah ada kasus lagi sebetulnya di Kademangan hanya saja kasusnya memang baru satu setelah dilakukan survei memang ada jentik nyamuk dan ada beberapa orang kalau tidak salah anak yang panas kemudian kita bersurat ke Dinas Kesehatan namun ada syarat untuk melakukan fogging dari dinas kesehatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Sebelum fogging, masyarakat harus melakukan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk, (PSN).

” jadi memang pemberantasan nyamuk ini kan harus komprehensif kalau Pugging itu kan membunuh nyamuk dewasa, agar semua nyamuk hingga ke jentik nyamuk mati kita harus melakukan PSN 3M ( membersihkan menutup pengubur ) jadi harus dari dua sisi itu, kalau sekarang kita hanya melakukan pugging tanpa 3 m itu yang terbunuh hanya nyamuk dewasa dan telur nyamuk tetap akan menjadi nyamuk dewasa,” jelasnya.

Hanny berpesan, karena jika fugging dilakukan oleh tenaga Kesehatan tidak akan ke Cover, maka setiap kepala desa harus memiliki alat fugging sendiri, namun harus sesuai dengan ketentuan atau petunjuk dari tim kesehatan.

” bahwa Untuk fugging sendiri jika dilakukan oleh Dinas Kesehatan itu tidak akan ke cover, jadi saya berpesan agar kepala desa memiliki alat fuging, namun sebelum melakukan fugging desa harus berkoordinasi dengan puskesmas untuk diberikan pengarahan serta penjelasan mengenai obat yang digunakan,” tutupnya.

Berita Terkait

Ngunjung Leluhur Desa Sirmabaya Meriah, Kuwu Rawin Ajak Masyarakat Lestarikan Tradisi Adat
Polresta Cirebon Salurkan 18.000 Liter Air Bersih untuk Warga Palimanan Barat
Dua Tahun Prabowo – Gibran, Indonesia Stop Impor Beras! Produksi Meledak 34,69 Juta Ton
Turun Langsung ke Lokasi Kebakaran, Kapolres Kuningan Tinjau Pemadaman Karhutla di Kawasan TNGC
Desa Pegagan Kidul Kecamatan Kapetakan laksanakan Tradisi Adat Unjungan Makam Syehk Magelung Sakti
Desa Pegagan Lor Lestarikan Tradisi Ngunjung Ki Syekh Magelung Sakti di Karangkendal
Perkuat Silaturahmi dan Kamtibmas, Brigjen Pol. Hari Nugroho Serap Aspirasi Warga Lewat Subling
Polresta Cirebon Tanam 30 Bibit Pohon Mangga, Kapolresta: Menjaga Lingkungan Adalah Tanggung Jawab Bersama

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:31

Ngunjung Leluhur Desa Sirmabaya Meriah, Kuwu Rawin Ajak Masyarakat Lestarikan Tradisi Adat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:44

Polresta Cirebon Salurkan 18.000 Liter Air Bersih untuk Warga Palimanan Barat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:20

Dua Tahun Prabowo – Gibran, Indonesia Stop Impor Beras! Produksi Meledak 34,69 Juta Ton

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:27

Turun Langsung ke Lokasi Kebakaran, Kapolres Kuningan Tinjau Pemadaman Karhutla di Kawasan TNGC

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:08

Desa Pegagan Lor Lestarikan Tradisi Ngunjung Ki Syekh Magelung Sakti di Karangkendal

Berita Terbaru