TKW Asal Cirebon Jawa Barat diduga disekap majikan, Keluarga Minta Pertolongan Presiden Jokowi

Rabu, 1 Maret 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal News. Id. Cirebon, – Seorang Tenaga Kerja Wanita ( TKW) Bernama Cariyem (37) binti Rasmita (65 ) Warga Blok Telargedang RT. 02. RW. 02. Desa Pegagan Kidul, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon Jawa Barat, Tak bisa pulang ke Indonesia diduga mengalami penyiksaan dan disekap oleh istri majikannya di Abu Dhabi Uni Emirat Arab.

Hal tersebut sontak membuat Emak Caswiti (60) Ibu Kandung TKW Cariyem, resah dan khwatir terhadap kondisi anaknya yang kini masih bekerja di Abu Dhabi Uni Emirat Arab, karena ponsel milik anaknya disita majikan, sejak ia bekerja hampir 2 tahun kurang 2 bulan, hilang kontak sejak tahun 2015 Silam,” Ungkapnya Emak Caswiti kapeda Wartawan, Rabu (01/03/2023).

Ancaman tersebut berawal saat Emak Caswiti mendapat telepon dari anaknya ditahun 2015 , sejak itulah Cariyem tidak perna kontak kabar dengan keluarga, anak saya minta pulang karena mendapat perlakuan kurang baik oleh istri majikannya,” Kata Emak Caswiti saat menujukan photo album anaknya.

“Assalamualaikum wr. Wb., Pak Presiden Jokowi Dodo ( Jokowi) Kami minta pertolongan untuk anak kami yang sudah disekap oleh majikanya yang kata anak saya majikanya seorang Anggota Police sehingga diduga majikanya sewenang-wenang memperlakukan anak kami tak manusiawi. Jadi kami mohon kepada Bpk Jokowi agar kiranya dapat membantu Memulangkan Anak kami yang bernama Cariyem binti Rasmita, dan diketahui dengan nama majikanya Mohammed Sami Dawood Sulaiman, Abu Dhabi Uni Emirat Arab, Harapnya Emak Caswiti.

Diketahui TKW Cariyem (37) diberangkatkan secara ilegal oleh perekrut nya ke Abu Dhabi Uni Emirat Arab sejak tahun 2014 silam, namun sesampai disana anaknya diduga diperlakukan tidak manusiawi oleh majikanya. Hingga tahun 2023 ini Emak Caswiti merasa Cemas dan Khwatir terhadap kondisi anaknya yang tidak bisa dipulangkan ke tanah air Indonesia, Ungkapnya.

Pihak keluarga pun akan mengadukan kasus ini ke BP2MI Cirebon, Pungkas Emak Caswiti

Laporan: Wadira

Berita Terkait

Diduga Harga Rak Berbeda dengan Kasir di Alfamidi Cipanas, Konsumen Minta Disdag Cianjur Turun Tangan
Bupati Cianjur Resmikan Kantor Baru Dinkes, Minta Kepala Puskesmas Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
KEPALA DESA GANTI DILAPORKAN KE POLISI TERKAIT PENGRUSAKAN DAN PEMBAKARAN PAGAR PEKARANGAN WARGA
KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur
PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026.
KS LAW FIRM & PARTNER Buka Layanan Bantuan Hukum Pidana dan Perdata, Konsultasi Gratis via WhatsApp
Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim
Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:39

Diduga Harga Rak Berbeda dengan Kasir di Alfamidi Cipanas, Konsumen Minta Disdag Cianjur Turun Tangan

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:43

Bupati Cianjur Resmikan Kantor Baru Dinkes, Minta Kepala Puskesmas Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:59

KEPALA DESA GANTI DILAPORKAN KE POLISI TERKAIT PENGRUSAKAN DAN PEMBAKARAN PAGAR PEKARANGAN WARGA

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:21

KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:00

PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026.

Berita Terbaru

Berita

Wakil Bupati Lantik Empat Kuwu Hasil PAW

Selasa, 4 Agu 2026 - 18:08