PENYIDIK PPA POLRES LOMBOK TIMUR SALAH TANGKAP ANAK SD KELAS 2 JADI SUMBER

Minggu, 9 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Timur NTB – Kasus asusila yang di alami bocah kecil di dusun montong renggi (v ) 5 tahun bagaikan bola liar di tengah masyarakat Dusun Montong Renggi bagaimna tidak korban penangkapan yang di lakukan penyidik PPA Polres Lombok Timur salah alamat alias salah tangkap yang berawal dari cerita salah satu tetangga ibu korban (Inak Dika) yang berinisial inak ola datang kerumah inak dika tanggal 01/08/2026 pada jam 04 wita bercerita bahwa (V) telah di perkosa oleh orang tidak di kenal inak dika menjawab di mana katanya di rumah neneknya kata inak ola kepada inak Dika mendengar percakapan tersebut (N ) anaknya inak Dika yang masih duduk di bangku kelas 2 Sekolah Dasar SDN montong Belae Desa Montong Belae kecamatan keruak Lombok Timur mendengar percakapan ibunya bersama tetangganya inak ola keesokan harinya pada hari senin tanggal 02/08/2026 N bercerita kepada teman -temanya bahwa V telah di perkosa oleh orang katanya mendengar percakapan tersebut ibu gurunya yang berinisial buk guru lely langsung menanyakan hal tersebut pada N entah apa bunyi percakapan mereka berdua antara N dan buk guru lely ibunya tidak tahu namun sampai di rumahnya N langsung menceritakan kepada ibunya bahwa tadi di sekolah saya di tanya sama buk guru lely apa dia bilang kata inak dika kepada anaknya N buk guru lely mengatakan sama siapa kamu bermain waktu itu katanya N menjawab saya bermain berempat katanya v, z, j dan saya N katanya N juga mengatakan bahwa sore itu saya diam di open tembako milik Manirah sama teman yg lainnya tapi dia v langsung pulang ke rumah neneknya mendengar cerita anaknya itu inak Dika mengangguk dan tidak mempermasalhkan kejadian itu tak lama kemudian waktu habis magrib ibu guru lely datang menjemput N yang pada waktu itu N sedang pergi ngaji pada jam 18.00wita yang bersangkutan N di bawa ke polres inak dika juga mengatakan bahwa N pada waktu di sekolah pernah di bawa sama buk guru lely bersama inak ita ke polres selong katanya , selama dalam perjalanan tersebut N belikan jajan dan es crim di indomart sama penyidik katanya dan entah apa yang di ceritakan N terhadap penyidik disana karna N tidak pernah bercerita lagi katanya namun ndak lama kemudian inak ita datang bercerita kepada inak dika mengenai hasil pertanyaan penyidik kepada N inak ita mengatakan kepada inak Dika sama siapa kamu duduk di rumahmu kata penyidik tersebut kepada N namun N menjawab saya sama kakak saya Dika kata N terhadap penyidik polres PPA lotim tersebut setelah inak ita selesai menceritakan inak Dika inak Dika marahi anaknya N jangan asal ngomong kamu. nanti kakakmu Dika di ambil polisi kata inak Dika kapada anaknya N dalam keadaan pilu dan linglung inak dika menceritakan kronologi kejadian anaknya D kepada awak media ini 08/08/2026 lewat telpon
Sedangkan korban salah tangkap yang di paksakan jadi tersangka D
pada malam sabtu 07/08/2026 di jemput oleh misan dari ayahnya yang berinisial (M) dan di bawa langsung ke polres bersama bersama tim polres lotim

Menanggapi polemik yang terjadi di lingkungannya Kepala Dusun Montong Renggi (Amrun) 08/08/2026 melalui sambungan telpon bersama awak media ini dirinya merasa prihatin atas kejadian yang menimpa warganya(D) karna saya tahu betul anak yang di bawa penyidik PPA Polres lotim anaknya baik bahkan sangat baik sekali tandasnya

Sedangkan di lain pihak ketika awak media ini menghubungi kanit PPA Polres Lombok Timur (Hermanto) 08/08/2026 via telpon dirinya menjawab bahwa kami hanya menjalankan tugas dan ini hanya sebatas meminta keterangan yang bersangkutan dan kami sedang tahap lidik dan penyelidikan tandanya

Berita Terkait

Aksi Curanmor di Pekalipan Kota Cirebon Digagalkan Warga, Polisi Bergerak Cepat Amankan Terduga Pelaku
Aktifkan Pos Ronda, Bhabinkamtibmas Polsek Kapetakan bersama Pemerintah Desa Pegagan kidul Bangun Poskamling
Resmi Dimulai, 17 Tim Adu Skill di SPPG Mande Cup 2026! Mini Soccer, Bulu Tangkis, Sampai PS3
Prof. Dr. Sutan Nasomal Harapkan Ketua Mahkamah Agung Perkuat Kemitraan Pengadilan dengan Pers, Soroti Dugaan Insiden di PN Watansoppeng
Meriahkan Final Piala Presiden 2026, Polresta Cirebon Gelar Nobar Persib vs Persebaya dan Bagi-Bagi Motor Listrik
Polres Cirebon Kota Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Argasunya
Tanamkan kepedulian lingkungan sejak dini, Siswa SDN Pegagan kidul 2 Antusias ikuti Edukasi Kepala Desa Pegagan kidul
Pelaku Pencurian Berulang di Pasar Jagasatru yang Viral di Instagram Akhirnya Ditangkap Polsek Seltim

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:45

PENYIDIK PPA POLRES LOMBOK TIMUR SALAH TANGKAP ANAK SD KELAS 2 JADI SUMBER

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:41

Aksi Curanmor di Pekalipan Kota Cirebon Digagalkan Warga, Polisi Bergerak Cepat Amankan Terduga Pelaku

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:39

Aktifkan Pos Ronda, Bhabinkamtibmas Polsek Kapetakan bersama Pemerintah Desa Pegagan kidul Bangun Poskamling

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:49

Resmi Dimulai, 17 Tim Adu Skill di SPPG Mande Cup 2026! Mini Soccer, Bulu Tangkis, Sampai PS3

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:15

Prof. Dr. Sutan Nasomal Harapkan Ketua Mahkamah Agung Perkuat Kemitraan Pengadilan dengan Pers, Soroti Dugaan Insiden di PN Watansoppeng

Berita Terbaru