CILACAP 26/ 6/ 2026 //JOURNAL NEWS – Riuh rendah mengenai dugaan adanya 100 titik dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) fiktif di Kabupaten Cilacap kian bergulir panas. Isu ini mencuat setelah adanya pernyataan dari Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, *Ammy Amalia Fatma Surya*, yang melontarkan dugaan adanya ketidakberesan tersebut.
Kata *”fiktif”* yang sempat diucapkan orang nomor satu di Kabupaten Cilacap itu kini menjadi buah bibir masyarakat luas. Tak hanya menjadi perbincangan hangat di kalangan warga lokal Cilacap, kabar miring ini dilaporkan telah sampai dan menjadi perhatian di tingkat pusat, tepatnya di Gedung DPR RI Jakarta.
Berawal dari ditangkapnya Kepala Badan Gizi Nasional pusat dan wakilnya di tangkap dan kini sedang proses hukum hingga berimbas ke daerah – daerah termasuk di Kabupaten Cilacap .
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, pernyataan Plt Bupati Cilacap tersebut langsung mendapat sanggahan keras dari Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional Cilacap, *Yuda Prasetyo*. Yuda secara tegas menyangkal tudingan tersebut dan menyatakan bahwa apa yang disampaikan oleh Plt Bupati sama sekali tidak benar.
Lebih lanjut, Yuda juga membantah keras isu yang beredar yang menyebutkan bahwa ada lokasi dapur MBG yang berada di tengah hutan maupun di area pemakaman (kuburan). Menurutnya, informasi itu sangat tidak berdasar.
Sanggahan senada juga datang dari elemen masyarakat. *Cucu Iskandar* , seorang warga Majenang yang juga mengelola dapur MBG, sangat menyayangkan pernyataan Plt Bupati. Ia menegaskan bahwa operasional di lapangan berjalan semestinya dan tudingan fiktif itu keliru.
Tanggapan kritis juga datang dari kalangan jurnalis senior Cilacap, *Bang Buyung*. Ia menilai bahwa pernyataan yang dikeluarkan oleh Plt Bupati perlu dipertanyakan akurasi datanya.
”Pernyataan seorang pimpinan daerah harus berbasis data yang valid. Oleh karena itu, konsumsi publik ini perlu diperjelas, dari mana sumber data yang menyebutkan adanya seratus titik fiktif tersebut,” ujar Bang Buyung.
Hingga berita ini diturunkan, polemik silang pendapat antara pihak eksekutif daerah dan Badan Gizi Nasional terkait validitas data dapur MBG di Cilacap masih terus menggelinding dan dinanti kejelasannya oleh masyarakat.
Reporter : SW
Editor : SLS












Komentar