Perempuan Titipan Dinsos di Sukabumi Diduga Alami Tekanan Psikis, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Penahanan

Selasa, 26 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JOURNAL NEWS // Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat yang berada di Kabupaten Sukabumi menjadi sorotan setelah seorang perempuan titipan diduga mengalami tekanan psikis hingga disebut sempat ingin melakukan percobaan bunuh diri.

Informasi yang dihimpun, perempuan tersebut diketahui sebentar lagi akan melangsungkan pernikahan. Namun hingga kini, ia disebut belum dapat dipulangkan kepada pihak keluarga.

Saat dikonfirmasi pada Selasa, (26/05/2026), pihak Dinas Sosial Kabupaten Cianjur menyampaikan bahwa pihaknya belum bisa mengeluarkan perempuan tersebut karena harus menunggu izin dari pihak Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat.

“Untuk saat ini belum bisa dikeluarkan karena harus ada izin dari pihak Dinsos Provinsi Jawa Barat,” ujarnya singkat.

Sementara itu, pihak keluarga yang memberikan kuasa kepada Kusnandar Ali, S.H., C.L.A. menyampaikan kekecewaan dan mempertanyakan alasan perempuan tersebut masih ditahan di tempat rehabilitasi sosial tersebut.

“Kami menilai tidak ada kebijakan yang berpihak pada sisi kemanusiaan. Perempuan ini memiliki keluarga, memiliki masa depan, bahkan dalam waktu dekat akan melangsungkan pernikahan. Namun sampai hari ini tetap tidak diperbolehkan pulang tanpa alasan yang jelas dan transparan,” tegasnya.

Menurut pihak kuasa hukum, kondisi tersebut menimbulkan dugaan adanya pembatasan kebebasan terhadap perempuan tersebut karena keluarga merasa kesulitan untuk membawa pulang anggota keluarganya sendiri.

“Kalau seseorang ditahan tanpa dasar yang jelas, tanpa keputusan hukum, tanpa penjelasan terbuka kepada keluarga maupun kuasa hukum, maka publik tentu akan bertanya-tanya. Jangan sampai muncul dugaan adanya penahanan terselubung berkedok pembinaan sosial,” kata Kusnandar Ali, S.H., C.L.A.

Ia juga menilai, kondisi psikologis perempuan tersebut harus menjadi perhatian serius seluruh pihak karena diduga sudah mengalami tekanan mental berat.

“Ini bukan persoalan administratif semata. Keselamatan jiwa seseorang harus menjadi prioritas. Jangan sampai keterlambatan mengambil keputusan justru menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kapolda NTB Pimpin Upacara Hari Juang Polri, Kenang Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945
TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG
Masyarakat Petani Jeruklegi Wetan Merasa Terbantu dengan Adanya pembangunan Irpom
Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Gelar Management Training Course di Polres Pekalongan
dr, I Wayan Wisnu Brata, Sp. B, Sub Spesialis Onkologi :
Kalim Siap Maju Pilkades Jeruklegi Kulon 2027, Pengalaman Jadi Modal Pengabdian
Plt Kepala Dinas Perikanan Saat dimintai tanggapannya Kabur dan langsung masuk mobil
Wakil Bupati Lantik Empat Kuwu Hasil PAW

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:36

Kapolda NTB Pimpin Upacara Hari Juang Polri, Kenang Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:11

TERKESAN BANYAK SANDIWARA PEMKAB LAHAT” EFISIENSI ” HANYA TOPENG

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:48

Masyarakat Petani Jeruklegi Wetan Merasa Terbantu dengan Adanya pembangunan Irpom

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:43

Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Gelar Management Training Course di Polres Pekalongan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:14

dr, I Wayan Wisnu Brata, Sp. B, Sub Spesialis Onkologi :

Berita Terbaru

Daerah

Polres Cirebon Kota Razia Tempat Hiburan Malam

Senin, 24 Agu 2026 - 10:41