Lakukan Sidak Ke Perusahaan Ayam Petelur,Dansektor 6 Citarum Harum Tegaskan Peternakan Juga Harus Miliki Ruang Penyimpanan B3

- Penulis

Kamis, 16 April 2026 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Cianjur – Satgas Citarum Harum Sektor 6 melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT Qrida Permai, perusahaan peternakan ayam petelur di Kampung Simumput RT 05/RW 05, Desa Cinangsi, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis, 16 April 2026.

Kegiatan ini bertujuan mengecek langsung kondisi peternakan sekaligus meninjau pengelolaan kotoran hewan (kohe) yang berpotensi mencemari Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dansektor 6 Citarum Harum Kolonel Inf Johnson M. Sitorus menjelaskan, limbah utama peternakan ayam petelur skala besar bukanlah limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), melainkan limbah organik.

“Kalau di peternakan, limbah berbahaya biasanya bukan B3 seperti oli atau bahan kimia industri. Tapi limbah organiknya bisa jadi berbahaya kalau tidak dikelola, karena volumenya besar sehingga konsentrasinya tinggi. Limbah B3-nya ada pada obat, desinfektan, dan operasional mesin,” ujarnya.

Dansektor menegaskan, perusahaan peternakan juga harus memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan ruang penyimpanan B3.

“Peternakan ayam petelur harus punya IPAL, karena limbah cairnya tidak bisa langsung dibuang. Air limbahnya dikhawatirkan tinggi bahan pencemar dari kotoran ayam. Untuk botol vaksin, spuit, sisa desinfektan, insektisida untuk lalat, dan lainnya harus disimpan di ruangan khusus. Selanjutnya diserahkan untuk dimusnahkan oleh pihak yang sudah memiliki izin. Jangan sampai dibakar sendiri dengan cara biasa,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Dansektor 6 mengimbau seluruh pelaku usaha peternakan di wilayah DAS Citarum untuk tertib mengelola limbah. “Mari kita pastikan limbah organik diolah lewat IPAL dan limbah B3 disimpan di tempat khusus sebelum dimusnahkan pihak berizin. Ini tanggung jawab kita bersama demi Citarum yang bersih dan sehat,” tutupnya.

Berita Terkait

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*
Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha
Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Bidan di Sukaresmi Diduga Buka Praktik Mandiri Tanpa SIPB, Puskesmas: Urgensi Boleh Ditangani, Persalinan Tidak
SMK DZakiyyun Lepas 108 Siswa Angkatan ke-9, 10 Lolos Magang ke Jepang
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Senin, 1 Juni 2026 - 11:22 WIB

1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:17 WIB

Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:23 WIB

Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP

Berita Terbaru