Tidak Ada Pantauan Dinas Terkait, Mobil Box Barang Bongkar Muat Seenaknya di Pinggir Jalan Aktif Luar Terminal Pasar Cipanas.

- Penulis

Minggu, 12 April 2026 - 08:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur, – https//journalnews.id
Entah siapa yang salah, terkait penertiban angkutan umum dan pedagang kaki lima, yang selalu dijadikan bahan permasalahan terjadinya kemacetan lalu lintas, di area lingkaran pasar Cipanas, Kabupaten Cianjur Jawa Barat.

Ketentuan penertiban PKL dan angkutan umum masih berjalan oleh Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kabupaten Cianjur, di setiap Cabang Daerah. Terutama di wilayah Cipanas dan sekitarnya.

Terkadang ketentuan aturan yang diterapkan banyak di abaikan oleh semua kalangan, termasuk mobil barang yang mengisi bahan pokok ke pasar Cipanas. Hal ini terjadi pada Jum’at 10-4-2026, pukul 10’00 wib pagi, Mobil Box Barang membongkar muatan seenaknya di pinggir jalan aktif, yaitu di jalan Makam Pahlawan, samping Kantor Pos dan Istana Presiden, Desa Cipanas, Kecamatan Cipanas, Cianjur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut salah satu pedagang loakan di
area sekitar, terkadang sering mobil barang membongkar muatan di area itu, tapi tidak ada petugas yang menegurnya, baik dari pemerintah daerah maupun dari dinas perhubungan,” ucapnya.

“Memang tidak lama bongkar muatnya, tapi kalau di waktu pagi yang sedang ramainya orang hilir mudik, akan mengakibatkan kemacetan, bahkan bukan mobil barang saja yang berhenti di pinggir jalan tersebut, ketegasan Dinas Perhubungan tidak bisa men- sterilkan sekitar jalan istana tersebut, masih banyak di waktu yang sibuk angkutan umum yang ngetem untuk menunggu penumpang di pinggir jalan tersebut,” paparnya.

Saat media menanyakan pihak sopir dari mobil box yang berplat nomor F 8981 WW,
“Maaf Cuman sebentar ko,” katanya sambil masuk kedalam mobilnya.

Disini perlunya ada pemantauan dinas untuk menjaga dan menertibkan hal-hal bisa merugikan semuanya, termasuk PAD bakal kehilangan, karena tidak masuk area yang disediakan oleh pemerintah.

Muklis M.

Berita Terkait

Tim Jagal Bandit Polres Lahat Tangkap Bapak dan Anak diduga Buat Rekayasa Tak Kuat Bayar Cicilan Motor
Dikonfirmasi Terkait Anggaran 33,2 Miliar Pegawai DLH Langsung Blokir No.HP Wartawan “APH Periksa Pangil Bendahara DLH
Prof Dr Sutan Nasomal : Edukasi Keluarga Indonesia Bila Terjadi Perang, Apa yang Harus di Lakukan Sangat Penting
Penuh Haru dan Prestasi, SMPN 2 Kapetakan Gelar Pelepasan Siswa Kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026
Patroli Dialogis di Ambokembang, Polsek Kedungwuni Ingatkan Anak-Anak Bahaya Petasan dan Balon Udara
Kapolres Pekalongan Cek Kesiapan Call Center 110, Pastikan Layanan Aduan Masyarakat Responsif
Bawa Tim Medis hingga Bantu Anak Berkebutuhan Khusus, Mas Bintang Romadhon Sambangi Warga Jeruklegi
Tekan Kasus Kekerasan Seksual Anak, Komisi D DPRD Desak Perda Perlindungan Perempuan dan Anak Segera Dijalankan
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:21 WIB

Tim Jagal Bandit Polres Lahat Tangkap Bapak dan Anak diduga Buat Rekayasa Tak Kuat Bayar Cicilan Motor

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:06 WIB

Dikonfirmasi Terkait Anggaran 33,2 Miliar Pegawai DLH Langsung Blokir No.HP Wartawan “APH Periksa Pangil Bendahara DLH

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:15 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Edukasi Keluarga Indonesia Bila Terjadi Perang, Apa yang Harus di Lakukan Sangat Penting

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:11 WIB

Penuh Haru dan Prestasi, SMPN 2 Kapetakan Gelar Pelepasan Siswa Kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:09 WIB

Patroli Dialogis di Ambokembang, Polsek Kedungwuni Ingatkan Anak-Anak Bahaya Petasan dan Balon Udara

Berita Terbaru