Rekrutmen Polri 2026, Propam Polda NTB Buka Kanal Lapor Cepat via Barcode

- Penulis

Senin, 30 Maret 2026 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Mataram NTB — Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda NTB, tancap gas mengawal proses Rekrutmen Terpadu Anggota Polri 2026. Salah satu langkah konkret hadir lewat barcode pengaduan online, yang dapat diakses masyarakat secara cepat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Inovasi ini memberi ruang bagi peserta maupun publik untuk melapor, jika menemukan praktik mencurigakan selama tahapan seleksi berlangsung.

Kabid Propam Polda NTB Kombes Pol. Wildan Alberd, M.K.P., Senin (30/3/2026), menegaskan jika komitmen pengawasan berjalan ketat sejak awal hingga akhir proses seleksi.

“Silakan masyarakat manfaatkan barcode pengaduan online ini. Setiap laporan kami tindak lanjuti secara serius,” ungkap Kombes Wildan kepada awak media.

Dalam materi sosialisasi yang beredar, Propam Polda NTB juga mengingatkan masyarakat, agar tidak mudah percaya pada oknum yang menjanjikan kelulusan atau menawarkan bantuan tidak resmi.

Langkah ini sekaligus jadi bagian penguatan prinsip rekrutmen Polri yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.

Pamen melati Polri bintang tiga itu kembali menekankan pentingnya peran aktif masyarakat, dalam menjaga integritas proses seleksi.

“Jika ada indikasi kecurangan, praktik calo, atau penawaran soal ujian, segera laporkan. Kami pastikan identitas pelapor terlindungi,” tegasnya.

Sejumlah visual kegiatan menunjukkan kesiapan personel, serta suasana seleksi yang berlangsung disiplin dan terstruktur. Barisan peserta tampak mengikuti tahapan dengan tertib, mencerminkan proses yang diawasi ketat.

Kehadiran barcode layanan pengaduan (Yanduan) tersebut diharapkan mempersempit celah pelanggaran, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap rekrutmen Polri tahun 2026.

Berita Terkait

Warga Kp. Saparantu Keluhkan Air Sumur Berbau dan Berbusa, Minta Pihak SPPG Kademangan 1 Lakukan Pengerukan
Ruang Publik Depan Istana Cipanas Harus Dibuka Kembali, Tuntutan Dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cianjur
Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”
Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas
Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru
Respons Cepat Aduan Call Center 110, Polres Pekalongan Tertibkan Kafe yang Putar Musik Hingga Larut Malam
Pria Asal Waled Meninggal Dunia Diduga Tertemper KA Harina, Polisi Ingatkan Bahaya Melintas di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
SPPG Bobojong 04 Maksimalkan IPAL: Komitmen Jaga Lingkungan
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:00 WIB

Warga Kp. Saparantu Keluhkan Air Sumur Berbau dan Berbusa, Minta Pihak SPPG Kademangan 1 Lakukan Pengerukan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:48 WIB

Ruang Publik Depan Istana Cipanas Harus Dibuka Kembali, Tuntutan Dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cianjur

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:19 WIB

Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:55 WIB

Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru

Berita Terbaru