Berita

FKKC Gelar Silahturahmi dan Konsolidasi bersama Kuwu Se Kabupaten Cirebon

60
×

FKKC Gelar Silahturahmi dan Konsolidasi bersama Kuwu Se Kabupaten Cirebon

Sebarkan artikel ini

Journal news. id. Kabupaten Cirebon//Forum Komunikasi Kuwu Cirebon (FKKC) Menggelar silahturahmi dan konsolidasi Kuwu Se Kabupaten Cirebon. Acara tersebut bertempat di kantor FKKC Jln. Ki Bagus Rangin, Desa Watubela, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, ( 17/3)

Acara tersebut, dalam rangka untuk menyoroti terkait, lambatnya pencairan dana desa dan ADD yang sampai saat ini, belum juga ada tanda-tanda kapan dana desa bisa cair.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Para Kuwu se Kabupaten Cirebon berkumpul untuk membahas hal-hal yang berkenaan dengan anggaran desa yang saat ini masih abu-abu artinya belum jelas kapan anggaran desa tersebut, bisa keluar.

Ketua FKKC Kabupaten Cirebon yang juga Kuwu Desa Keraton, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon’Muali’mengatakan bahwa ada beberapa aspirasi dari temen-temen Kuwu, tentang momen bulan suci ramadhan yang biasanya sebelum lebaran bisa mencairkan, namun di tahun sekarang banyak temen-temen Kuwu yang tidak bisa mencairkan. Tidak hanya Dana Desa(DD) dan ADD Siltap pun masih belum juga keluar.

” Ada sebagaian desa yang sudah bisa mencairkan, dan ada juga uang sudah masuk ke rekening desa tetapi tidak bisa terambil karena bank sudah tidak melayani lagi pencairan DD maupun ADD, karena waktunya sudah cuti bersama. Ini yang membuat para Kuwu meradang dan pusing, ” Ujar Muali.

Ia, mengungkapkan rasa prihatin terhadap para Kuwu-kuwu se Kabupaten Cirebon, terkait lambatnya anggaran dana desa maupun anggaran yang lainya.

” Ada langkah-langkah dari FKKC Kabupaten Cirebon untuk menanyakan serta memberikan dorongan pada pemkab Cirebon dan dinas DPMD, agar segera merampungkan pencairan DD dalam dekat, ” tegasnya.

Muali, juga menyampaikan bahwa dengan belum cairnya dana desa, berdampak pada insentif semua lembaga desa yang saat ini belum terbayar.

” Pemangkuh kebijakan di kabupaten Cirebon harus tanggap jangan diam tetapi harus bisa menyelesaikan persoalan-persoalan dengan kedesaan, “tegasnya.

Kami berharap pada pemkab Cirebon harus gerak cepat dalam mengatasi persoalan terkait dana desa, ADD dan Siltap para perangkat desa yang setiap hari melayani masyarakat, namun demikian Siltap yang seyogyanya menjadi hak mereka masih juga belum diterima dari bulan January sampai maret.

Sana