Orangtua Siswa MTsN 2 Cirebon Keluhkan Study Tour Ziarah, 600ribu dinilai ‘cekik leher’

Kamis, 29 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journalnews//
Kabupaten Cirebon, – Sejumlah orangtua siswa MTsN 2 Cirebon, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, mengeluhkan kegiatan Study Tour Ziarah yang laksanakan pihak sekolah pada 21โ€“22 Januari 2026.

Mereka menilai biaya yang ditetapkan terlalu memberatkan, terutama di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang sedang sulit.

Salah satu orangtua siswa yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kegiatan tersebut memang bukan hal baru. Sebelumnya, sekolah juga rutin menggelar kegiatan serupa dengan nama wisata religi.

“Dulu namanya wisata religi, sekarang diganti jadi Ziarah+With Us, Tapi intinya sama saja. Bedanya hanya di nama,” ujarnya orang tua murid. Rabu, 21/1/2026. Saat mengantar anaknya terpaksa berangkat Study Tour Ziarah

Menurutnya, meski pihak sekolah menyebut kegiatan itu sudah dibahas melalui musyawarah, namun penetapan biaya sebesar Rp600 ribu dilakukan tanpa persetujuan orangtua siswa.

“Biayanya langsung ditetapkan. Kami tidak ikut musyawarah soal besarannya. Rp600 ribu itu besar “Cekik leher” bagi kami masyarakat kecil, apalagi rata-rata orangtua murid di sini Buruh Tani. Belum lagi uang jajan anak, bisa habis lebih dari satu juta,” katanya.

Ia menyebut banyak orangtua yang sebenarnya keberatan, namun memilih diam karena khawatir berdampak pada anak mereka di sekolah.

“Kami setuju kegiatan keagamaan, tapi jangan memberatkan. Kalau bisa ada keringanan atau alternatif lain,” ujar satu wali murid MtsN 2 Cirebon.

Ziarah+ MTsN 2 Cirebon 2026.

Berdasarkan hasil Polling orang tua kelas 8 MTsN 2 Cirebon, sebagian besar menyetujui pelaksanaan kegiatan Ziaroh+ MTsN 2 Cirebon yang diperuntukan “Kelas VIII MTsN 2 Cirebon”

Kegiatan Ziaroh+, in syaa Allah akan dilaksanakan pada:
๐Ÿ“… Tanggal: 21 – 22 Januari 2026
โฐ Pukul: 14.00 – selesai
๐Ÿ“ Tempat: Cirebon – Demak – The Jogja

๐Ÿ’ก Fasilitas:
โœ… Bus Pariwisata
โœ… Kaos
โœ… Snek
โœ… Makan
โœ… P3K

๐Ÿ›๏ธLokasi Ziaroh+ :
โœ…. Maqbaro KH. Amin Sepuh
โœ…. Maqbaro KH. Hanan
โœ…. Maqbaro Sunan Gunung jati
โœ…. Maqbaro Sunan kali jaga
โœ…. Borobudur
โœ…. Museum Merapi
โœ…. Taman Pintar
โœ…. Malioboro

๐Ÿ’ฒBiaya :
Rp. 600.000

Wahh menarik dan bermanfaat sekali, “Joint With US”. (Sudrajat)

Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi (KDM), bersikeras melarang study tour karena dianggap membebani ekonomi orang tua siswa, menjadikannya objek ekonomi, dan eksploitatif, Meskipun ziarah wali, bagian dari tradisi religius, jika dikemas dalam bentuk karyawisata sekolah yang memungut biaya, hal tersebut bertentangan dengan kebijakan larangan study tour yang dikeluarkan oleh KDM.

Secara prinsip, jika MTs mengadakan ziarah yang dikategorikan sebagai study tour (terutama yang melibatkan biaya besar atau keluar kota), hal tersebut termasuk dalam aktivitas yang dilarang oleh KDM.

Awak media melakukan kunjung ke MTsN 2 Cirebon gunakan melakukan klarifikasi atas kegiatan Study Tour Ziarah yang sedang berlangsung, namun sebagian guru panitia dan kepala sekolah sedang keluar dan awak media melakukan via wa Wakasek “Jaja” diri hanya berkata “Saya lagi ngurus ada anak kecelakaan”, ujarnya

Laporan: Biro Cirebon

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
โ€ŽTemuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan โ€Ž
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan ๐Ÿ˜Š

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Berita Terbaru