Pemkab Cirebon Lestarikan Budaya dan Dongkrak Ekraf Lewat Festival Jamblang 2025

- Penulis

Rabu, 26 November 2025 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal news. id. KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar Festival Jamblang 2025 di kawasan Vihara Dharma Rakkhita (Kelenteng Jamblang), Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, Minggu (23/11/2025).

Festival Jamblang bertujuan untuk mendongkrak perekonomian masyarakat dan pelestarian budaya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Festival Jamblang 2025 menyuguhkan beragam atraksi yang menggambarkan kekayaan tradisi masyarakat Jamblang.

Festival ini diramaikan dengan parade sepeda ontel yang menarik perhatian warga. Berbagai seni pertunjukan turut memeriahkan acara, mulai dari Gardu Musik, barongsai, tari topeng, genjring brai marawis, hingga kesenian sintren, dan kegiatan lainnya.

Pada kesempatan yang sama, pemerintah menyerahkan sertifikat Warisan Budaya Takbenda (WBTb) kepada sejumlah kecamatan.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon, Amin Mughni menyampaikan, kecamatan yang menerima sertifikat WBTb di antaranya Ciledug, Ciwaringin, Kedawung, Lemahabang, dan Gunungjati.

“Tapi ada kecamatan yang menerima dua WBTb, yaitu Kecamatan Gunungjati. Kecamatan lainnya, seperti Ciledug menerima penetapan WBTb tahu gejrot. Kemudian, Ciwaringin untuk (sertifikat WBTb) batik tulis, Kedawung untuk Situs Tuk, Lemahabang ada Kawin Tebu, Gunungjati ada Sumur Pitu dan Syawalan Gunungjati,” ujar Amin.

Amin juga menyinggung tantangan pembiayaan kegiatan kebudayaan akibat efisiensi anggaran pada 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat banyak agenda tidak teranggarkan. Namun, Pemkab Cirebon tetap berupaya mencari solusi agar pelestarian budaya bisa tetap dilakukan.

“Rencana di 2026 itu ada pemangkasan TKD, kami dari dinas selalu berupaya bagaimana di lapangan ini tetap melestarikan budaya dengan melibatkan pelaku ekraf (ekonomi kreatif),” ungkap Amin

“Sementara dengan adanya efisiensi ini, banyak sekali kegiatan tidak teranggarkan. Kami berharap kepada pemprov dan pusat, tentunya, agar ke depan kegiatan seperti ini (Jamblang Festival) bisa tetap dilaksanakan di tahun mendatang,” lanjutnya.

Ia menegaskan, skema kerja sama dengan pihak swasta menjadi salah satu solusi untuk tetap mengadakan kegiatan pelestarian budaya sekaligus mendongkrak ekraf di tengah efisiensi anggaran.

“Kita perlu menggandeng pengusaha-pengusaha luar untuk memberikan semacam CSR atau bantuannya untuk melaksanakan pemberdayaan masyarakat dalam bentuk kegiatan kebudayaan atau ekraf,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Jamblang, Carsono, mengapresiasi antusiasme masyarakat dan dampak ekonomi dari festival ini.

Ia menilai kegiatan tersebut mampu membangkitkan kembali potensi wisata dan ekraf di wilayahnya.

“Festival Jamblang ini kan untuk membangkitkan wisata, termasuk juga tradisi masyarakat, sangat mendukung sekali,” ucap Carsono.

Senada dengan Kepala Disbudpar Kabupaten Cirebon, Carsono berharap tahun depan Festival Jamblang bisa menggandeng sejumlah pengusaha.

“Kita berharap, kegiatan ini bisa dipertahankan dengan merangkul pihak ketiga. Karena, Festival Jamblang 2025 ini membangkitkan gairah masyarakat kita, khususnya untuk ekraf,” tuturnya.

“Kegiatan ini juga mendongkrak perekonomian Jamblang, semoga terus bisa lestari untuk mempertahankan tradisi. Karena kita punya kelenteng yang akan ditetapkan sebagai cagar budaya,” ucapnya menambahkan.

Sana

Berita Terkait

Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas
Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru
Respons Cepat Aduan Call Center 110, Polres Pekalongan Tertibkan Kafe yang Putar Musik Hingga Larut Malam
Pria Asal Waled Meninggal Dunia Diduga Tertemper KA Harina, Polisi Ingatkan Bahaya Melintas di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
SPPG Bobojong 04 Maksimalkan IPAL: Komitmen Jaga Lingkungan
Berawal dari Kecurigaan di Polsek Wiradesa, Dua Pengedar Sabu dan Alprazolam Ditangkap
SPPG Bobojong 02 Gas Optimasi IPAL, Pastikan Air Diolah Dengan Baik
Sekda Cup 2026 Jadi Ajang Pencarian Bibit Atlet Voli Kabupaten Cirebon
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:55 WIB

Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:11 WIB

Respons Cepat Aduan Call Center 110, Polres Pekalongan Tertibkan Kafe yang Putar Musik Hingga Larut Malam

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:42 WIB

Pria Asal Waled Meninggal Dunia Diduga Tertemper KA Harina, Polisi Ingatkan Bahaya Melintas di Perlintasan Tanpa Palang Pintu

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:51 WIB

SPPG Bobojong 04 Maksimalkan IPAL: Komitmen Jaga Lingkungan

Berita Terbaru