Antusias Masyarakat Desa Sirnabaya Meledak saat Pelaksanaan Acara Sedekah Bumi

- Penulis

Sabtu, 1 November 2025 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal news. id. Kabupaten Cirebon//Masyarakat Desa Sirnabaya, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, melaksanakan acara ngunjung/sedekah bumi yang di ikuti oleh masyarakat Desa Sirnabaya yang begitu sangat antusias, sabtu 1/10/2025.

Acara ngunjung /sedekah bumi tradisi adat istiadat seperti ini, mengandung nilai-nilai luhur yang telah di wariskan oleh para leluhur dan nenek moyang jaman dulu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ngunjung/sedekah bumi juga bisa diartikan sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil bumi yang melimpah dan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur.

Kuwu Desa Sirnabaya Rawin, mengatakan bahwa acara ngunjung/sedekah bumi merupakan tradisi adat istiadat masyarakat yang turun temurun tiap tahun dilaksanakan. Ngunjung/sedekah bumi merupakan warisan budaya para leluhur kita yang harus kita laksanakan dan kita lestarikan.

” Alhamdulilah, acara ngunjung anak/sedekah bumi tahun ini sangat meriah dan antusias warga juga sangat tinggi, ” Ujar Kuwu Rawin.

Kuwu Rawin juga menyebut ada beberapa rangkaian kegiatan ngunjung /sedekah bumi masyarakat Desa Sirnabaya yang dimulai dengan acara ngunjung Ki Buyut Pandu yang berada di Desa Muara, dilanjutkan dengan gamelan renteng yang dulu sebagai gamelan penyambut tamu, juga di hari ini ada arak-arakan umbul-umbul, tari Topeng dan pergelaran sayang kulit, pengajian umum, pagelaran sandiwara dan ditutup dengan acara buang layon.

Ia, menyampaikan leluhur yang dikunjungi adalah Ki Buyut Pandu, Ki Ageng Tapa, Nyi Mas Subang larang, Mbok Gede dan Bapak Gede. Ada perbedaan antara tahun kemarin dengan tahun sekarang, bedanya ditahun sekarang lebih rame dan lebih meriah.

” Ada tujuh puluh umbul-umbul dalam arak-arakan tahun ini, sehingga acara ngunjung tersebut cukup rame dan meriah, dan juga personel TNI-POLRI ikut diterjunkan untuk menjaga jalannya adat ngunjung dan arak-arakan, sehingga acara tersebut berjalan dengan aman dan kondusif, ” jelasnya.

Kami berharap kedepan dalam acara ngunjung/sedekah bumi tersebut, lebih rame dan lebih meriah lagi. Mari kita lestarikan adat istiadat ini, sebagai budaya warisan para leluhur dan nenek moyang kita, serta kita pelihara tradisi seperti ini, karena tradisi seperti sebagai ajang silahturahmi dan membangun persatuan dan kesatuan bangsa.

” Kami pemerintah Desa dan masyarakat ber sama-sama untuk membangun desa agar lebih baik dan lebih maju. Mari kita jaga bersama , agar wilayah desa kami bisa menjadi desa yang aman, tentram, tertib dan aman serta kondusif, ” tegas Rawin.

Sementara Camat Gunung Jati Abdul Azid, S.sos, mengatakan, kami dari pemerintah daerah sangat mendukung dalam kegiatan acara ngunjung/sedekah bumi, karena kegiatan semacam ini, sangat positif dan juga sebagai perekat antar warga dan juga sebagai sarana untuk mempersatukan antar warga dan antar masyarakat desa.

” Kami mengucapkan Terima kasih pada Kuwu Desa Sirnabaya yang telah melestarikan adat istiadat ini, karena dalam kegiatan ngunjung/sedekah bumi mengandung nilai kebersamaan, kekompakan , gotong-royong dan persatuan dan kesatuan antar warga masyarakat, “ujarnya.

Harapan kami, dalam rangka untuk memajukan Desa Sirnabaya kedepan, terkait dengan adat-istiadat, budaya dan pembangunan serta kesejahteraan masyarakatnya.

” Lestarikan dan pelihara adat istiadat seperti ini, karena para leluhur dan nenek moyang kita sudah memberikan budaya yang baik pada kita, ” tegasnya.

Sana

Berita Terkait

Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”
Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas
Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru
Respons Cepat Aduan Call Center 110, Polres Pekalongan Tertibkan Kafe yang Putar Musik Hingga Larut Malam
Pria Asal Waled Meninggal Dunia Diduga Tertemper KA Harina, Polisi Ingatkan Bahaya Melintas di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
SPPG Bobojong 04 Maksimalkan IPAL: Komitmen Jaga Lingkungan
Berawal dari Kecurigaan di Polsek Wiradesa, Dua Pengedar Sabu dan Alprazolam Ditangkap
SPPG Bobojong 02 Gas Optimasi IPAL, Pastikan Air Diolah Dengan Baik
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:19 WIB

Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:55 WIB

Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:11 WIB

Respons Cepat Aduan Call Center 110, Polres Pekalongan Tertibkan Kafe yang Putar Musik Hingga Larut Malam

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:42 WIB

Pria Asal Waled Meninggal Dunia Diduga Tertemper KA Harina, Polisi Ingatkan Bahaya Melintas di Perlintasan Tanpa Palang Pintu

Berita Terbaru