Peringati World Rabies Day, Distan Kabupaten Cirebon Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Jumat, 10 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal news.id.KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Pertanian (Distan) menggelar vaksinasi rabies massal gratis bagi masyarakat yang memiliki hewan peliharaan, Senin (6/10/2025).

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati World Rabies Day (WRD) tahun 2025. Dilakukan secara serentak di tiga lokasi, yakni UPTD Puskeswan Kaliwedi, Tengah Tani, dan Ciledug.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Kabupaten Cirebon, Nanang Hernawan mengatakan, vaksinasi tersebut dilakukan rutin setiap tahun untuk menjaga wilayah Kabupaten Cirebon agar tetap aman dari ancaman rabies.

“Rabies ini penyakit zoonosis, artinya bisa menular dari hewan ke manusia. Pencegahan paling efektif hanya melalui vaksinasi, jadi kami lakukan secara rutin setiap tahun,” ujar Nanang.

Sebanyak 250 hewan peliharaan seperti anjing, kucing, dan monyet mendapatkan vaksin rabies secara gratis.

Program ini diharapkan bisa memperluas jangkauan vaksinasi sekaligus mencegah penularan penyakit yang bisa menular ke manusia tersebut.

Ia menjelaskan, kegiatan vaksinasi tahun ini dibagi dalam tiga wilayah agar masyarakat lebih mudah membawa hewan peliharaannya ke lokasi terdekat.

“Dengan cara ini, cakupan vaksinasi bisa lebih luas dan merata,” tambahnya.

Medik Veteriner Ahli Madya, Nina Triana Murti menjelaskan, vaksin rabies diberikan untuk membentuk antibodi pada hewan agar kebal terhadap virus.

“Prinsipnya sama seperti imunisasi pada manusia. Vaksin berisi virus rabies yang sudah dilemahkan, dan setelah disuntik, tubuh hewan akan membentuk kekebalan,” jelas Nina.

Ia menegaskan, Kabupaten Cirebon termasuk daerah yang sudah lama bebas dari kasus rabies.

“Kasus terakhir itu tahun 1993 di Karangsembung. Setelah itu tidak pernah ada lagi,” ujarnya.

Meski begitu, menurut Nina, Kabupaten Cirebon belum bisa dinyatakan sepenuhnya bebas rabies, karena wilayah Jawa Barat masih memiliki beberapa daerah yang belum bebas rabies, seperti Garut dan Sukabumi.

“Kita sudah pernah mengusulkan bebas rabies, tapi karena secara regional masih ada daerah yang belum bebas, jadi Cirebon belum bisa ditetapkan,” jelasnya.

Populasi hewan pembawa rabies di Kabupaten Cirebon diperkirakan sekitar 2.000 ekor, meliputi anjing, kucing, monyet, dan musang.

Namun, vaksinasi difokuskan pada hewan yang berpemilik agar pelaksanaannya lebih aman.

“Kami hanya bisa vaksinasi hewan yang punya pemilik, karena bisa dikendalikan. Kalau hewan liar, risikonya tinggi, dan petugas juga belum mendapatkan vaksin rabies untuk perlindungan diri,” tuturnya.

Sementara itu, Mala, warga Plumbon, mengaku senang bisa kembali mengikuti vaksinasi rabies untuk kucing kesayangannya, Gembul.

“Ini sudah ketiga kalinya hewan peliharaan saya ikut vaksinasi. Biar kucing saya sehat dan tidak kena rabies,” katanya.

Sana

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Berita Terbaru