Diduga Belum Bayar Pajak Dana BOS Dan Bosda, Kepsek SMP Negeri 1 Kikim Tengah dipanggil Inspektorat

Kamis, 25 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Media Group

JOURNALNEWS.ID // SUMSEL, Sungguh Miris Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kikim Tengah Inisial JM hari ini dipanggil oleh Inspektorat Kabupaten Lahat DIduga ada keterlambatan membayar Pajak Dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) dan Bosda

Hal ini disampaikan oleh wakil kepala sekolah ditemui wartawan kamis (25/9/2025) saat siswa murid baru keluar sekolah ditanya Aldi selaku wakil kepala sekolah SMP Negeri 1 Kikim Tengah, kepala sekolah hari ini dipanggil Inspektorat untuk membayar pajak dana BOS dan Bosda bersama bendahara

Wartawan investigasi ke sekolah tersebut memang kepala sekolah tidak ada di tempat sekira pukul 11.30 wib sempat menanyakan kepada satpam bapak Jimi tidak adtdi di sekolah ” pak sambung” Satpam yang duduk di depan gardu penjagaan sekolah.

Terpisah ketua harian LIDIKKRIMSUS RI Rodhi Irfanto SH saat dimintai tanggapan nya oleh wartawan kalau memang ada temuan dari inspektorat terkait Dana BOS harus diperiksa selaku APID, bila ada temuan kerugian negara dugaan penyelewengan oleh oknum kepsek SMP Negeri 1 Kikim Tengah segera di proses hukum berdasarkan aturan perundangan yang berlaku di Indonesia tegas ” Rhodi

Masih Ujar Rodhi dana BOS sudah banyak kepala sekolah masuk bui dugaan korupsi dana BOS disimpangkan oleh oknum, semoga bapak Kejagung RI bisa memberikan atensi kepada kepsek maupun guru yang melakukan penyelewengan dana Biaya Operasional Sekolah di seluruh Indonesia

Terpisah kepala sekolah SMP negeri 1 Kikim Tengah belum bisa dikonfirmasi hingga berita ini di publish**

(Tim)

Berita Bersambung

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Berita Terbaru