Dukung Program Kampus Berdampak, Diskominfo Terima Mahasiswa Magang STMIK, IKMI Cirebon

- Penulis

Kamis, 25 September 2025 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

JOURNAL NEWS.ID. KABUPATEN CIREBON — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon menerima mahasiswa magang program Kampus Berdampak STMIK/IKMI Cirebon.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan serah terima mahasiswa magang itu digelar di Aula Diskominfo Kabupaten Cirebon, Rabu (24/9/2025).

Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto dalam sambutannya mengatakan, Kampus Berdampak merupakan program yang diinisiasi Kementerian Pendidikan Sains dan Teknologi (Kemendikti Saintek).

Kampus Berdampak sebagai penguat program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

“Kampus Berdampak ini menyasar lima poin, yakni pengabdian mesyarakat, kewirausahaan dan inovasi, magang dan pembelajaran industri, penguatan SDM dam riset, serta transformasi tata kelola perguruan tinggi,” ucap Bambang.

Lebih lanjut, Bambang menjelaskan, mahasiswa yang mengikuti program Kampus Berdampak akan mendapatkan nilai selama satu semester.

Ia memastikan, Pemkab Cirebon melalui Diskominfo mendukung penuh pelaksanaan magang Kampus Berdampak bagi mahasiswa STMIK/IKMI Cirebon.

“Kami mendukung kegiatan MBKM dalam mengimplementasikan kebijakan Satu Data Satu Peta Kabupaten Cirebon,” tutur Bambang.

Lebih lanjut, Bambang menjelaskan, program Kampus Berdampak di Diskominfo Kabupaten Cirebon bakal berjalan selama tiga bulan.

Kegiatannya meliputi pelatihan pengolahan data dan statistik sektoral, penyusunan metadata, visualisasi dan analisis data, serta pelatihan pengolahan data spasial.

“Dengan adanya program Kampus Berdampak STMIK/IKMI Cirebon diharapkan memberikan kesemapatan bagi mahasiswa untuk memperkaya, dan meningkatkan wawasan serta kompetensinya di dunia nyata. Tentunya, sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki mahasiswa,” tandasnya.

Sana

Berita Terkait

Ruang Publik Depan Istana Cipanas Harus Dibuka Kembali, Tuntutan Dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cianjur
Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”
Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas
Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru
Respons Cepat Aduan Call Center 110, Polres Pekalongan Tertibkan Kafe yang Putar Musik Hingga Larut Malam
Pria Asal Waled Meninggal Dunia Diduga Tertemper KA Harina, Polisi Ingatkan Bahaya Melintas di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
SPPG Bobojong 04 Maksimalkan IPAL: Komitmen Jaga Lingkungan
Berawal dari Kecurigaan di Polsek Wiradesa, Dua Pengedar Sabu dan Alprazolam Ditangkap
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:48 WIB

Ruang Publik Depan Istana Cipanas Harus Dibuka Kembali, Tuntutan Dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cianjur

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:19 WIB

Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:55 WIB

Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:11 WIB

Respons Cepat Aduan Call Center 110, Polres Pekalongan Tertibkan Kafe yang Putar Musik Hingga Larut Malam

Berita Terbaru