Dalam Momen HUT RI ke-80, Ketua PWCR: Dorong WartawanTingkatkan Kapasitas dan Independensi dalam Menyajikan Berita

Senin, 18 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal news.id.Cirebon//Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Paguyuban Wartawan Cirebon Raya (PWCR) menggelar serangkaian kegiatan yang mengusung tema Merdeka Berkarya, Jurnalisme untuk Negeri. Momentum delapan dekade kemerdekaan ini dimaknai sebagai ajakan untuk merefleksikan peran wartawan sebagai penjaga nurani publik dan penguat demokrasi.

Acara dimulai dengan upacara bendera yang dilaksanakan secara khidmat di halaman sekretariat PWCR, diikuti oleh para anggota dari berbagai media lokal cetak, daring, dan penyiaran. Selain itu, PWCR juga menggelar diskusi kebangsaan menuju Cirebon lebih maju.

Ketua PWCR Mr. TASIM. A. Md.Farm dalam sambutannya menyampaikan bahwa wartawan bukan sekadar penyampai informasi, tapi juga agen perubahan yang memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga semangat kebangsaan.

“80 tahun Indonesia merdeka, dan kami para jurnalis di Cirebon Raya tetap teguh berdiri untuk menyuarakan kebenaran, menyuarakan rakyat, dan menegakkan nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.

PWCR menekankan pentingnya jurnalisme lokal dalam menjaga stabilitas sosial dan menyuarakan aspirasi masyarakat daerah. Dalam era digital yang kian cepat, informasi hoaks dan polarisasi menjadi tantangan nyata. Di tengah kondisi ini, pers lokal diharapkan tetap menjadi benteng yang objektif, independen, dan berimbang.

Sekjend PWCR Suhendi menambahkan bahwa organisasi terus mendorong peningkatan kapasitas wartawan melalui pelatihan dan kolaborasi dengan lembaga pendidikan.

“Merdeka bukan hanya soal bebas berbicara, tapi juga bertanggung jawab dalam setiap narasi yang kita tulis. Wartawan harus jadi contoh, bukan korban dari informasi yang menyesatkan,” tegasnya.

Menutup rangkaian kegiatan, seluruh anggota PWCR mendeklarasikan komitmen untuk menjaga profesionalisme dan etika jurnalistik. Semangat kemerdekaan bukan hanya milik masa lalu, tapi harus terus dihidupkan lewat karya nyata, termasuk lewat pena dan suara para wartawan daerah.

“Sebagai pewarta, kami punya peran dalam menjaga ingatan kolektif bangsa, menumbuhkan semangat kebersamaan, dan memastikan demokrasi berjalan di rel yang benar,” pungkas Sekjen PWCR..

Sana

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Berita Terbaru