Warga Keluhkan Pelayanan Kantor Desa Bobojong Mande Cianjur, Pegawai Belum Masuk Hingga Pukul 10 Pagi

Sabtu, 9 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JOURNAL NEWS // Desa Bobojong kembali menjadi sorotan publik setelah sejumlah warga mengeluhkan buruknya pelayanan di kantor desa. Pasalnya, pada Kamis, (07/05/26), kantor desa terlihat sepi tanpa adanya pegawai maupun petugas pelayanan yang berada di lokasi meski waktu sudah menunjukkan jam kerja.

Salah seorang warga Bobojong yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa lantaran harus menunggu cukup lama demi mengurus dokumen administrasi desa.

“Saya kesini dari jam 8 pagi lebih, sekarang jam 10 masih belum ada satu pun pelayanan atau pegawai yang masuk. Saya sampai menunggu di luar depan kantor desa,” ujarnya kepada awak media.

Kondisi tersebut menuai keluhan dari masyarakat, sebab pelayanan publik di kantor desa seharusnya menjadi prioritas utama bagi aparatur pemerintahan desa dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kepada masyarakat.

Sesuai aturan yang berlaku, aparatur desa memiliki kewajiban memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan profesional kepada warga. Pelayanan administrasi desa juga merupakan bagian penting dalam mendukung kebutuhan masyarakat sehari-hari, mulai dari pengurusan surat menyurat hingga berbagai dokumen kependudukan lainnya.

Jika kondisi seperti ini terus terjadi, pelayanan di Kantor Desa Bobojong Mande Cianjur dinilai seakan melalaikan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Warga berharap adanya evaluasi dari pihak terkait agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal dan tidak mengecewakan warga yang datang sejak pagi hari.

Masyarakat juga meminta pemerintah kecamatan maupun instansi terkait turun tangan untuk melakukan pembinaan terhadap aparatur desa agar disiplin kerja dan kualitas pelayanan publik dapat ditingkatkan demi kenyamanan masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Desa Bobojong belum memberikan konfirmasi maupun keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut.

Berita Terkait

Cegah TBC Meluas, Pemkab Cirebon Perluas Tracing Hingga 412 Desa
Kapolres Cirebon Kota Ungkap Peran Dua Tersangka dalam Kasus Konten Asusila Sesama Jenis
9.700 butir OKT kami amankan.Ini bukan sekadar angka, tetapi upaya menyelamatkan generasi muda Cirebon dari penyalahgunaan obat keras.
Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa di Kecamatan Plumbon
Workshop Rekomendasi Statistik Dorong Kualitas Data Perangkat Daerah
Wabup Jigus Dorong PMI, Berangkat Secara Legal Lapangan Kerja Lokal terus Diperluas
‎Tolak Gugurkan Kandungan, Suami Siri di Laporkan Ke Pihak Berwajib Atas Dugaan Penganiayaan
‎Zidan Santri LPI Darul Ulum Ponpes Banyuanyar Palengaan Raih juara II Pada MTQ ke – 32 Kabupaten Pamekasan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 01:03

Cegah TBC Meluas, Pemkab Cirebon Perluas Tracing Hingga 412 Desa

Sabtu, 26 September 2026 - 01:01

Kapolres Cirebon Kota Ungkap Peran Dua Tersangka dalam Kasus Konten Asusila Sesama Jenis

Sabtu, 26 September 2026 - 00:59

9.700 butir OKT kami amankan.Ini bukan sekadar angka, tetapi upaya menyelamatkan generasi muda Cirebon dari penyalahgunaan obat keras.

Jumat, 25 September 2026 - 15:07

Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa di Kecamatan Plumbon

Jumat, 25 September 2026 - 15:00

Wabup Jigus Dorong PMI, Berangkat Secara Legal Lapangan Kerja Lokal terus Diperluas

Berita Terbaru