Ungkap Kasus Bahan Petasan Sebanyak 6 Kg, Lima Belas Anggota Polres Pekalongan Dapatkan Penghargaan dari Kapolres

- Penulis

Jumat, 14 April 2023 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Pekalongan – Karena prestasinya mengungkap sebuah kasus, lima belas anggota Polres pekalongan mendapatkan penghargaan dari Kapolres. Penghargaan tersebut diberikan dalam apel yang dilaksanakan di halaman Mapolres Pekalongan, Jumat (14/04).

Kapolres Pekalongan AKBP Dr. Arief Fajar Satria, S.H., S.I.K., M.H mengatakan ke lima belas anggota tersebut telah menunjukkan dedikasi, loyalitas serta pengabdiannya sehingga bisa mengungkap kasus.

Ke lima belas anggota tersebut adalah Aiptu Sudaya PS. Kanit IV Sat Intelkam, Aipda Rohmat Slamet Banit I Sat Reskrim, Bripka Arifisa Kustiade Banit IV Sat Intelkam, Bripka Carmono Banit IV Sat Intelkam, Syehun, S.H PS. Panit Intelkam Polsek Kedungwuni, Bripka Aris Fajar P.S Kanit Reskrim Polsek Kedungwuni, Bripka Nasrul Sani, S.H Banit I Sat Reskrim, Bripka Agus Susianto Banit I Sat Reskrim, Bagaskoro Susilo, S.H Banit IV Sat Intelkam, Briptu Aditya Danu Prakoso Banit Intelkam Polsek kedungwuni, Briptu Rudy Purgiyanto Banit I Sat Reskrim, Briptu Khoitul Ainudin, S.H Banit II Sat Intelkam, Briptu Andre Hanif Rizqullah Banit III Sat Intelkam, Briptu Setyo Abdillah Tamil Putra Banit Reskrim Polsek Kedungwuni dan Bripda Riko Kurnia Putra Banit Reskrim Polsek Kedungwuni.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“15 anggota dari Polres dan Polsek, khususnya dalam pengungkapan kasus menonjol. Pengungkapan bahan petasan yang kurang lebih 6 kilo,” ujarnya.

Menurut AKBP Arief, pengungkapan bahan petasan tersebut merupakan cara untuk mengurai problem dalam menghadapi hari raya. “Biasanya, nanti hari raya pasti keluar semua petasan dari seluruh penjuru, ini tidak boleh terjadi. Saya minta yang 15 orang ini terus melaksanakan upaya-upaya preventif dan preemtif serta represif. Dan juga kepada seluruh jajaran harus betul-betul bisa melakukan upaya preventif dan mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan bersama seperti kejadian yang sama di Magelang,” ungkapnya.

Kapolres menyampaikan, pemberian reward ini untuk memperkuat motivasi, memacu diri agar mencapai prestasi yang lebih tinggi dan menumbuhkan semangat serta menjadi contoh bagi anggota yang lain untuk lebih berprestasi, menumbuhkan rasa bangga serta sebagai bentuk perhatian dari pimpinan.

“Penghargaan ini kita berikan atas prestasi, dedikasi serta pengabdian yang tinggi dalam melaksanakan tugas,” tuturnya.

AKBP Arief berharap kepada seluruh anggota agar dapat terbangun rasa kebersamaan dalam melaksanakan tugas, tidak terpengaruh hal-hal yang negative serta tidak menyalahgunakan wewenang Kepolisian untuk hal yang bersifat pribadi.

“Berikan kemudahan sikap responsive dan penuh empati dalam melaksanakan tugas untuk memberikan perlindungan serta mengikuti aturan-aturan yang ada, serta hindari segala bentuk pelanggaran sekecil apapun,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu pula, Kapolres menyampaikan bahwasanya kurang lebih 8 hari lagi akan merayakan hari raya Idul Fitri dimana pasti dalam hari raya tersebut banyak kegiatan masyarakat yang timbul baik yang bersifat positif maupun negative. “Positif tentunya akan adanya interaksi pertemuan antara keluarga yang jauh untuk bersilaturahmi ataupun pulang kampung yang disebut arus mudik yang akan terjadi dan diprediksi mulai dengan Sabtu ini,” katanya.

Maka dari itu, perlu rekan-rekan melakukan upaya-upaya bagaimanakah untuk operasi Ketupat Candi nanti dapat berjalan dengan lancar.

“Sedangkan negatifnya, tentunya apabila yang melaksanakan mudik rumah-rumah tersebut akan kosong, kemudian dengan bertambahnya orang yang masuk di Pekalongan tentunya fluktuasi kendaraan akan meningkat serta membuat keributan-keributan dan lain sebagainya ataupun dengan membuat petasan menerbangkan balon udara. Ini tidak boleh terjadi di wilayah hukum Polres pekalongan,” tegas AKBP Arief.

Lanjutnya, Ia juga mengajak jajarannya untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas seperti curat dan curas ataupun pencurian di rumah yang kosong. (afk)

Berita Terkait

Pria Asal Waled Meninggal Dunia Diduga Tertemper KA Harina, Polisi Ingatkan Bahaya Melintas di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
SPPG Bobojong 04 Maksimalkan IPAL: Komitmen Jaga Lingkungan
Berawal dari Kecurigaan di Polsek Wiradesa, Dua Pengedar Sabu dan Alprazolam Ditangkap
SPPG Bobojong 02 Gas Optimasi IPAL, Pastikan Air Diolah Dengan Baik
Sekda Cup 2026 Jadi Ajang Pencarian Bibit Atlet Voli Kabupaten Cirebon
Pengamanan VIP Wisuda UNU Cirebon Berjalan Maksimal, Kehadiran Menteri Kelautan dan Perikanan Jadi Perhatian Utama
KPK Kembali Gelar OTT 10, Orang di Amankan Salah satunya Bupati Muara Enim :Edison
Ketua Dekopinda Kabupaten Cirebon Sampaikan Apresiasi dan Dukungan Terhadap RAT KSP Mitra Niaga Mandiri Indonesia
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:42 WIB

Pria Asal Waled Meninggal Dunia Diduga Tertemper KA Harina, Polisi Ingatkan Bahaya Melintas di Perlintasan Tanpa Palang Pintu

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:51 WIB

SPPG Bobojong 04 Maksimalkan IPAL: Komitmen Jaga Lingkungan

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:59 WIB

Berawal dari Kecurigaan di Polsek Wiradesa, Dua Pengedar Sabu dan Alprazolam Ditangkap

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:13 WIB

SPPG Bobojong 02 Gas Optimasi IPAL, Pastikan Air Diolah Dengan Baik

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:14 WIB

Sekda Cup 2026 Jadi Ajang Pencarian Bibit Atlet Voli Kabupaten Cirebon

Berita Terbaru