Tuntaskan Pemeriksaan Awal APBD 2025, BPK Gelar Exit Meeting Bersama Bupati Keerom

Kamis, 5 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal New.id // Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Provinsi Papua menuntaskan pemeriksaan awal atas penggelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) TA 2025 Pemerintah Kabupaten Keerom.

Bertempat di Kantor Bupati Keerom, Arso Kota, Kamis (5/3/26), Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut, MUP didampingi PLT. Sekda Noak Wasanggai, S.Sos dan sejumlah pimpinan OPD menerima langsung Resi Juliana Situmorang (Ketua Tim), Setya Adie Pratama (Pengendali Teknis II dan rombongan tim BPK Papua.

Kegiatan exit meeting ini menjadi forum resmi penyampaian hasil sementara pemeriksaan sebelum dituangkan dalam laporan resmi BPK.

Dalam prosesnya, BPK melakukan penelaahan dokumen, klarifikasi data, serta pemeriksaan administrasi dan fisik kegiatan pada sejumlah OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Keerom.

Bupati Gusbager dalam kesempatannya menyampaikan pertemuan exit meeting yang digelar mengakhiri 40 hari pemeriksaan awal BPK RI.

“Saya selaku kepala daerah telah mendengar langsung penyampaian hasil, sehingga akan segera menindak lanjuti hal-hal yang terkait,” katanya usai kegiatan.

Sebutnya, bahwa pemeriksaan BPK ini merupakan aktifitas tahunan yang mesti di laksanakan dengan patuh dan tertib dalam tata kelola keuangan dan aset daerah.

“Prestasi Pemkab Keerom 7 tahun mendapat Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian), namun itu bukanlah tujuan tetapi bagamana pembangunan ini benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat. Harus ada Korelasi positif antara Opini WTP dengan perkembangan pembangunan daerah,” ujarnya.

Orang no 1 Kabupaten Keerom itu berkomitmen untuk terus bekerjasama dan berperan aktif dalam tata kelola keuangan dan aset daerah.

“Saya himbau kepada setiap kepala OPD dibawah pimpinan Sekda untuk segera melengkapi catatan-catatan BPK sebelum masuk bulan April, memastikan kesiapan dan kebutuhan pemeriksaan oleh tim BPK,” tutupnya. (@mr)

Berita Terkait

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Berita Terbaru