Seminar Gerabah Sitiwinangun Perkuat Pelestarian Warisan Budaya Cirebon

Kamis, 2 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal news. id. KABUPATEN CIREBON — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon terus memperkuat upaya pelestarian warisan budaya daerah.

Salah satunya melalui Seminar Gerabah Sitiwinangun yang digelar di Aula Disbudpar Kabupaten Cirebon, Selasa (30/6/2026).

Seminar tersebut menjadi wadah untuk menggali nilai sejarah, budaya, dan potensi ekonomi Gerabah Sitiwinangun, kerajinan tradisional khas Desa Sitiwinangun, Kecamatan Jamblang, yang telah diwariskan secara turun-temurun sejak masa Sunan Gunung Jati dan perkembangan awal Kesultanan Cirebon.

Selain menjadi hasil karya kriya, Gerabah Sitiwinangun juga merupakan warisan budaya takbenda yang mengandung nilai filosofis, semangat gotong royong, serta menjadi penopang ekonomi masyarakat melalui aktivitas para perajin.

Kepala Dinas melalui Sekretaris Disbudpar Kabupaten Cirebon, Juju Juhariah, mengatakan pelestarian Gerabah Sitiwinangun membutuhkan komitmen bersama agar tidak tergerus perkembangan zaman.

“Kita tidak boleh membiarkan keahlian turun-temurun ini meredup atau bahkan hilang ditelan zaman. Sitiwinangun memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi destinasi wisata edukasi dan desa wisata berbasis kriya yang unggul,” ujar Juju.

Ia menambahkan, pengembangan potensi tersebut memerlukan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, dan media.

“Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, dan media. Saya berharap dari ruangan aula ini, akan lahir pemikiran-pemikiran transformatif, rekomendasi kebijakan, serta jejaring kerja sama yang mampu mengangkat kembali kejayaan gerabah Sitiwinangun ke tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Kabupaten Cirebon, R. Moh. Al Bana, menegaskan bahwa gerabah tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga berperan dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat.

“Di balik pembuatan gerabah, terdapat nilai gotong royong masyarakat sekitar yang sangat luar biasa. Tentu saja, pembuatan gerabah ini berkaitan erat dengan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar atau para pengrajinnya,” ujar Al Bana.

Ia menjelaskan, seminar tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari upaya mengangkat kembali eksistensi Gerabah Sitiwinangun sekaligus memperkaya koleksi Museum Pangeran Cakrabuana.

“Oleh karena itu, kami di Bidang Kebudayaan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon, mengangkat gerabah sebagai salah satu tema seminar kali ini. Koleksi gerabah tersebut juga akan menjadi bagian dari Museum Pangeran Cakrabuana yang terletak di sebelah timur gedung ini,” pungkasnya.

Melalui seminar ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon mendorong Gerabah Sitiwinangun semakin dikenal luas sebagai identitas budaya daerah, mampu berkembang menjadi destinasi wisata edukasi berbasis kriya, serta terus memberikan manfaat bagi pelestarian budaya dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sana

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Berita Terbaru