PKTD Normalisasi Saluran Irigasi 2 Km di Kp. Cijujung, Hektaran Sawah Kembali Terairi Lancar

Jumat, 5 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR – Warga Kampung Cijujung, Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, antusias mengikuti kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) di sepanjang aliran sungai wilayah tersebut, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan normalisasi saluran irigasi yang bersumber dari Dana Desa itu dinilai sangat bermanfaat bagi keberlangsungan petani yang mengandalkan sumber air dari sungai tersebut.

Aliran air yang sebelumnya terhambat akibat sedimentasi tanah kini kembali normal. Air dapat mengalir dengan baik dan maksimal ke lahan pertanian.

Kepala Desa Bobojong, Suwandi, menyampaikan sedikitnya 10 hektar sawah memanfaatkan aliran sungai tersebut.

“Kami, Pemerintah Desa Bobojong, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua RT, RW, LPM, Karang Taruna, BPD, dan warga Kampung Cijujung, bekerja sama melaksanakan PKTD tahun 2026 di saluran irigasi sepanjang kurang lebih 2 kilometer,” kata Suwandi.

Suwandi menjelaskan, sebelumnya kondisi saluran irigasi dipenuhi rumput liar dan sampah sehingga menghambat suplai air ke persawahan.

 

“Kondisinya banyak rumput dan sampah di saluran air, sehingga kami bersihkan untuk memperlancar suplai air ke area persawahan ini,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Kepala Desa berharap persawahan dapat diairi dengan baik sehingga memudahkan warga, khususnya petani, dalam menanam padi.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, masyarakat khususnya Kampung Cijujung dan para petani yang terairi dari saluran irigasi ini dapat merawat hasil kerja yang telah kita lakukan bersama,” pungkasnya.

Penulis : Andri.S

Editor : SLS

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Berita Terbaru