Patroli Ops Ketupat Rinjani 2026, Personel Polda NTB Evakuasi Korban Kecelakaan di Bypass Mandalika

Minggu, 15 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Mataram, NTB – Personel Subsatgas Pengamanan Obyek Vital dan Jalur Transportasi Polda NTB bergerak cepat mengevakuasi korban kecelakaan tunggal yang terjadi di Jalan Bypass Mandalika, tepatnya di Desa Labulia, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (14/03/2026).

Peristiwa tersebut terjadi saat personel yang tergabung dalam Operasi Ketupat Rinjani 2026 tengah melaksanakan patroli rutin di jalur tersebut guna memastikan keamanan arus lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kabid Humas Polda NTB Mohammad Kholid menjelaskan bahwa selama pelaksanaan Operasi Ketupat Rinjani 2026, seluruh satuan tugas terus aktif menjalankan tugas pengamanan di berbagai titik strategis.

Salah satunya adalah Satgas Pengamanan Obyek Vital dan Jalur Transportasi yang secara intensif melakukan patroli di jalur-jalur utama yang ramai dilalui masyarakat, khususnya pada masa mudik Lebaran.

“Saat tiba di jalur Bypass Mandalika, tepatnya di sekitar Desa Labulia, personel patroli mendapati adanya kecelakaan tunggal yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka,” jelasnya.

Melihat kejadian tersebut, personel kepolisian langsung melakukan tindakan cepat dengan mengevakuasi para korban dari lokasi kejadian dan mengawal mereka menuju rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Langkah cepat tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan para korban sekaligus memberikan pertolongan secepat mungkin di lokasi kejadian.

Kabid Humas menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian di lapangan melalui patroli Ops Ketupat Rinjani tidak hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga memberikan bantuan kepada masyarakat apabila terjadi situasi darurat.

“Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus membantu masyarakat apabila terjadi peristiwa seperti kecelakaan ataupun kondisi darurat lainnya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Berita Terbaru