Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Arso, Kab. Keerom.

Selasa, 24 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

.

Journal News.id — Polres Keerom melalui Piket Siaga Pleton III menerima informasi dari masyarakat terkait penemuan sesosok mayat di Jalur Tengah antara Arso Swakarsa Kampung Asyaman dan Kampung Yammua, Kabupaten Keerom, Selasa (24/02/2026). Menindaklanjuti laporan tersebut, Danton Piket Siaga Pleton III bersama anggota segera bergerak dari Mako Polres Keerom menuju lokasi kejadian perkara (TKP).

Setibanya di lokasi, personel mendapati satu orang laki-laki dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi tertelungkup di dalam saluran air di pinggir jalan. Di lokasi yang sama turut ditemukan satu unit sepeda motor Yamaha WR warna biru dengan Nomor Polisi PA 2368 JU yang diduga berkaitan dengan korban.

Personel kepolisian kemudian melakukan olah TKP, memasang garis polisi, serta mengumpulkan keterangan awal dari warga sekitar yang pertama kali menemukan jasad tersebut. Selanjutnya, personel bersama masyarakat setempat melakukan proses evakuasi dan membawa jenazah ke Kamar Jenazah RSUD Kwaingga untuk penanganan lebih lanjut.

Selain mengevakuasi korban, petugas juga mengamankan sejumlah barang dari TKP berupa satu unit sepeda motor Yamaha WR warna biru Nopol PA 2368 JU, sepasang sandal slop warna hitam, serta satu buah topi warna hitam. Seluruh barang bukti tersebut diamankan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Selama proses evakuasi hingga pemindahan jenazah ke RSUD Kwaingga, situasi berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif. Hingga saat ini, korban belum diketahui identitasnya karena tidak ditemukan dokumen pengenal di lokasi kejadian.

Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Jetny L. Sohilait, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah awal penanganan TKP serta mengamankan barang bukti yang ditemukan di sekitar lokasi.

“Kami telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan awal dari sejumlah saksi di sekitar lokasi untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya korban,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa jenazah saat ini berada di RSUD Kwaingga guna proses identifikasi dan pemeriksaan medis lebih lanjut, termasuk kemungkinan dilakukan visum untuk memastikan penyebab kematian. “Kami akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh, termasuk menelusuri identitas korban dan riwayat kendaraan yang ditemukan di lokasi,” tambahnya.

Oplus_16908288

Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengetahui informasi terkait identitas korban agar segera menghubungi Polres Keerom atau kantor kepolisian terdekat.

“Kami mengharapkan kerja sama masyarakat dalam memberikan informasi yang dapat membantu proses penyelidikan sehingga peristiwa ini dapat segera terungkap secara jelas,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan kronologi dan penyebab pasti meninggalnya korban.

Berita Terkait

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Berita Terbaru