Makna Dibalik Hari Guru Nasional menurut Kepala SMA Al-Jundiyah Firman Fauzzi Nurjaman,S.Pd.,M.Pd

Rabu, 26 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journalnews.id || MAKNA DIBALIK HARI GURU NASIONAL
Oleh : Kepala SMA Al-Jundiyah Firman Fauzzi Nurjaman,S.Pd.,M.Pd

Hari Guru Nasional diperingati setiap tahun pada tanggal 25 November di seluruh Indonesia, bertepatan dengan hari berdirinya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada tahun 1945. Peringatan tahun ini mengusung slogan tema  “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, sebagai wujud penghargaan atas peran besar para guru dalam membangun masa depan bangsa.

Penetapan Hari Guru Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 ini berakar dari sejarah panjang perjuangan guru di Indonesia, dimulai sejak era kolonial hingga proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Tanggal 25 November dipilih untuk mengenang semangat persatuan guru yang bersatu dalam PGRI, 100 hari setelah kemerdekaan Indonesia diproklamasikan.

Guru adalah pilar utama dalam sistem pendidikan dan pembangunan karakter Negara Kesatuan Republik Indonesia. Keberhasilan pendidikan sangat bergantung pada dedikasi dan kualitas para pendidik. Mereka tidak hanya bertugas mentransfer pengetahuan, tetapi juga membimbing, memberikan pesan moral, dan membentuk watak generasi muda penerus bangsa. Di era digital saat ini, peran guru semakin menantang karena harus beradaptasi dengan kemajuan teknologi seperti Artificial Intelligence yang semakin mendominasi teknologi serta tantangan kehidupan modern lainnya. Peringatan Hari Guru Nasional menjadi momentum untuk mengapresiasi jasa-jasa “pahlawan tanpa tanda jasa” ini. Namun, di balik perayaan simbolis, HGN 2025 juga menjadi pengingat bagi pemerintah dan masyarakat akan pentingnya peningkatan kesejahteraan guru secara serius dan berkeadilan. Kesejahteraan yang layak dan profesionalisme guru adalah kunci untuk mewujudkan pendidikan berkualitas yang bermanfaat bagi masyarakat dan kemajuan bangsa.
Melalui tema yang dikemas dalam slogan “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, diharapkan semangat para guru terus terpacu untuk merawat semesta pendidikan dengan cinta dan kasih saying serta contoh akhlakul karimah, demi menciptakan generasi penerus yang beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.

Ditulis oleh : Firman Fauzzi Nurjaman, S.Pd.,M.Pd
( Kepala SMA Al-Jundiyah )

 

Hari Guru Nasional diperingati setiap tahun pada tanggal 25 November di seluruh Indonesia, bertepatan dengan hari berdirinya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada tahun 1945. Peringatan tahun ini mengusung slogan tema  “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, sebagai wujud penghargaan atas peran besar para guru dalam membangun masa depan bangsa.

Penetapan Hari Guru Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 ini berakar dari sejarah panjang perjuangan guru di Indonesia, dimulai sejak era kolonial hingga proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Tanggal 25 November dipilih untuk mengenang semangat persatuan guru yang bersatu dalam PGRI, 100 hari setelah kemerdekaan Indonesia diproklamasikan.

Guru adalah pilar utama dalam sistem pendidikan dan pembangunan karakter Negara Kesatuan Republik Indonesia. Keberhasilan pendidikan sangat bergantung pada dedikasi dan kualitas para pendidik. Mereka tidak hanya bertugas mentransfer pengetahuan, tetapi juga membimbing, memberikan pesan moral, dan membentuk watak generasi muda penerus bangsa. Di era digital saat ini, peran guru semakin menantang karena harus beradaptasi dengan kemajuan teknologi seperti Artificial Intelligence yang semakin mendominasi teknologi serta tantangan kehidupan modern lainnya. Peringatan Hari Guru Nasional menjadi momentum untuk mengapresiasi jasa-jasa “pahlawan tanpa tanda jasa” ini. Namun, di balik perayaan simbolis, HGN 2025 juga menjadi pengingat bagi pemerintah dan masyarakat akan pentingnya peningkatan kesejahteraan guru secara serius dan berkeadilan. Kesejahteraan yang layak dan profesionalisme guru adalah kunci untuk mewujudkan pendidikan berkualitas yang bermanfaat bagi masyarakat dan kemajuan bangsa.
Melalui tema yang dikemas dalam slogan “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, diharapkan semangat para guru terus terpacu untuk merawat semesta pendidikan dengan cinta dan kasih saying serta contoh akhlakul karimah, demi menciptakan generasi penerus yang beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.

Ditulis oleh : Firman Fauzzi Nurjaman, S.Pd.,M.Pd
( Kepala SMA Al-Jundiyah )

Berita Terkait

HUT ke-81 TNI, Polres Pekalongan Sambangi Sejumlah Satuan: Sinergi Makin Solid
Kapolresta Cirebon Hadiri HUT ke-81 TNI, Tegaskan Soliditas TNI-Polri Jaga Keutuhan NKRI
Kapolres Cirebon Kota Silaturahmi dengan DPD APPSI Kota Cirebon
HUT TNI ke-81 di Cirebon, TNI Teguhkan Pengabdian Bersama Rakyat
‎Pukau Penonton di Harjad Pamekasan ke-496, Karya Desainer Alvien Oktava Kembali Jadi Sorotan
Siap Pangkas Pengangguran Jabar ! SMK Dzakiyyun & BBPVP Bandung Cetak Wirausahawan Muda Lewat Pelatihan Kuliner
Prof Sutan Nasomal Harapkan Presiden RI Perintahkan Kejagung dan MA Selidiki Putusan PT Aceh Dalam Kasus Said Muchtar Demi Keadilan
SSB Garuda Jaya Jawara Turnamen Power FC ** Di Final Tumbangkan Tuan Rumah, Semifinal Gasak Akademi Persib

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:52

HUT ke-81 TNI, Polres Pekalongan Sambangi Sejumlah Satuan: Sinergi Makin Solid

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:47

Kapolresta Cirebon Hadiri HUT ke-81 TNI, Tegaskan Soliditas TNI-Polri Jaga Keutuhan NKRI

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:32

Kapolres Cirebon Kota Silaturahmi dengan DPD APPSI Kota Cirebon

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:51

HUT TNI ke-81 di Cirebon, TNI Teguhkan Pengabdian Bersama Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:26

‎Pukau Penonton di Harjad Pamekasan ke-496, Karya Desainer Alvien Oktava Kembali Jadi Sorotan

Berita Terbaru