Dusun Bintang oros Desa Selebung Ketangga Kecamatan Keruak Lombok Timur di landa banjir

Selasa, 24 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Lombok Timur NTB Hujan yang mengguyur pulau lombok selama 2 hari dua malam di bulan Ramdhan ini membuat Warga yang berdomisili di lingkungan Kekadusan bintang oros Desa Selebung Ketangga Kecamatan Keruak lombok timur terkena banjir

Meluapnya air sungai dan kali yang berada di depan dan belakang rumah warga membuat warga terpaksa harus mengungsi di masjid yang ada di dusun bintang oros

Sebanyak 36 Kepala K=eluarga terdampak banjir yang membutuhkan perhatian dari pemerintah setempat termasuk rumah sekdes dan rumah Kepala Desa selebung Ketangga juga terdampak banjir

akibat adanya banjir tersebut masyarakat Dusun Bintang oros memohon kepada pemerintah Kabupaten lombok timur segera memberikan bantuan terlebih di bulan puasa seperti sekarang ini ungkap salah satu warga yang tidak mau di tulis namanya

PLT Camat Keruak (Azhar SPd) yang di hubungi awak media ini 24/02/2026 dirinya mengatakan memang benar terjadi banjir akibat meluapnya air sungai dan kali yang ada di Dusun bintang oros dan itu terjadi akibat menyemptnya aliran sungai akibat maraknya warga membangun rumah di kawasan pinggir sungai atas kejadian tersebut Plt camat keruak telah memberikan laporan kepada bupati Lombok timur.

Camat Keruak juga meminta kepada BPBD,dan Dinsos dan dikes untuk segera memberikan bantuan kepada pengungsi terdampak banjir untuk membuat dapur umum terlebih si bulan puasa begini warga mau masak di mana ungkapnya

Camat juga menjelaskan bahwa banjir kali ini menimpa beberapa Desa yang ada di Kecamatan Keruak tapi tidak separah yang ada di Dusun Bintang oros tandasnya beliau juga berpesan kepada semua warga yang ada di Kecamatan Keruak jangan buang sampah sembarangan buanglah pada tempatnya mencegah lebih baik dari pada mengobati katanya.

Berita Terkait

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Berita Terbaru