Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polres Keerom Dampingi Peternak Ayam Potong

Sabtu, 14 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal News.id – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Polres Keerom, Kampung Sanggaria Bripka Yance P. Yarangga, melaksanakan pendampingan kepada warga yang mengembangkan usaha peternakan ayam potong di Kampung Sanggaria, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Sabtu (14/06/2025).

Pendampingan tersebut menjadi bukti sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan pangan.

Kehadiran aparat kepolisian di tengah kegiatan produktif masyarakat memberikan semangat bagi masyarakat untuk terus berinovasi dalam mengembangkan usaha peternakan yang berkelanjutan.

Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H.,S.I.K.,M.H melalui Kasat Binmas Polres Keerom IPTU Budi Wahyono, S.H.,M.H menyampaikan bahwa bhabinkamtibmas yang melaksanakan pendampingan selalu menekankan pentingnya menjaga kebersihan kandang dan memantau kesehatan ayam secara rutin guna mencegah penyebaran penyakit serta meningkatkan produktivitas.

“Upaya menjaga kebersihan kandang dan kesehatan ternak itu sangat penting untuk meningkatkan hasil produksi serta mencegah penyebaran penyakit,” ujar Kasat Binmas.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Keerom menunjukkan komitmennya untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, tak hanya dalam tugas menjaga keamanan, tetapi juga mendukung sektor-sektor strategis seperti ekonomi dan sosial.

“diharapkan Kampung Sanggaria dapat menjadi salah satu contoh Kampung mandiri pangan yang tangguh dan mampu menginspirasi Kampung – Kampung lain di Kabupaten Keerom”, harapnya.

Sejalan dengan tagline “Dari Keerom Untuk Indonesia” Program pendampingan ini akan terus dilanjutkan Polres Keerom guna mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya secara ekonomi dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, terutama pada sektor ketahanan pangan.

Berita Terkait

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Berita Terbaru