Diduga kongkalikong Skandal pupuk bersubsidi, Dinas pertanian lampura Terjawabkan.

- Penulis

Jumat, 23 Februari 2024 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

LAMPUNG UTARA,
journalnews.id- Seperti diketahui Pupuk telah menjadi kebutuhan pokok bagi petani dalam produksi tanamnya. Menurut Permendag nomor 15/MDAG/ PER/4/2013
pupuk bersubsidi adalah barang dalam pengawasan yang pengadaan dan penyalurannya mendapat subsidi dari pemerintah untuk kebutuhan kelompok tani dan atau pertani di sektor pertanian meliputi pupuk urea, SP36, ZA, NPK, dan jenis pupuk bersubsidi lainnya yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pemerintahan.
Berawal terkuaknya dugaan indikasi adanya permainan pupuk bersubsidi lantaran nyanyian merdu dari salah satu Oknum kepala desa Peraduan Waras, Kecamatan Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara, bersama kelompok tani, hal itu di jelaskannya kepada koran ini waktu lalu, semestinya pupuk bersubsidi itu sudah lama masuk ke desanya namun hingga saat ini pupuk tersebut tidak jelas distribusinya.
Masih kata iya, Seharusnya pupuk bersubsidi yang semestinya dikirim ke desa mereka melalui kios penyalur, akhir-akhir ini menjadi tidak jelas rimbanya, bahkan kelompok tani terkesan di permainkan, bukan itu saja dari pertama kali saya menjabat saya tidak pernah menandatangani usulan kelompok atau yang di sebut Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), namun hal itu bisa lolos, tegasnya.

Bahkan Nawan selaku Kades tersebut pernah menanyakan ke Dinas Pertanian, bahkan pernah memberi usulan agar penyalur pupuk desa Peraduan Waras di ganti, biar kami membentuk sendiri penyalur khusus untuk desa, melalui kepala bagian bapak Muntofik, justru usulan saya tidak menggubris seolah tidak respon yang menjadi keluhan kelompok tani, bahkan kepala bagian tersebut terkesan berbelit Belit, singkatnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adanya pengakuan yang disampaikan kepala desa Peraduan Waras tersebut, wartawan koran ini mencoba konfirmasi kepada Kepala Bagian yang mewakili Dinas pertanian, Muntofik, dikatakannya, “Izin, kalo ada keluhan dari kelompok tani tolong buat surat ke dinas terkait kendala-kendala Dari surat itu untuk dasar kami menyurati distributor untuk klarifikasi hal tersebut”, singkatnya.

Mau tau sejauh mana Pihak Dinas Pertanian Terlibat dugaan Skandal Mafia Pupuk Bersubsidi, Baca edisi mendatang.
(Abung+Bas)

Berita Terkait

Warga Tratebang Geger, Pria Diduga ODGJ Tusuk Dua Tetangga
Polres Cianjur Berkolaborasi Dengan Pandawara Group Bersihkan Waduk Jangari Sambut HUT Bhayangkara ke-80
Bhakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Cirebon Kota Hadirkan Layanan Pemeriksaan Gratis untuk Masyarakat
Polantas Menyapa Salurkan Air Bersih untuk Warga Argasunya di Hari Bhayangkara ke-80
Pelatihan Melukis Kaca Warnai Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 di Kabupaten Cirebon
Satlantas Polres Pekalongan Asah Kemampuan TPTKP Laka Lantas di Ajang Hari Bhayangkara ke-80
MTs Assalafiyyah Assirojiyyah Buka PMB 2026-2027, Ada Beasiswa Gratis
SSB Garuda Jaya U11 Raih Juara 2 Piala Plate di Ajang ISL
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:37 WIB

Warga Tratebang Geger, Pria Diduga ODGJ Tusuk Dua Tetangga

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:14 WIB

Polres Cianjur Berkolaborasi Dengan Pandawara Group Bersihkan Waduk Jangari Sambut HUT Bhayangkara ke-80

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:53 WIB

Bhakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Cirebon Kota Hadirkan Layanan Pemeriksaan Gratis untuk Masyarakat

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:15 WIB

Polantas Menyapa Salurkan Air Bersih untuk Warga Argasunya di Hari Bhayangkara ke-80

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:42 WIB

Pelatihan Melukis Kaca Warnai Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 di Kabupaten Cirebon

Berita Terbaru