Dana Pembikinan Sumur Bor di Desa Sukajaya diduga diSunat

Selasa, 2 Januari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JOURNAL NEWS // Pembangunan sumur bor yang berada di desa Sukajaya kecamatan Tanggeung Kabupaten Cianjur Diduga ada kejanggalan dalam anggaran, pasalnya antara RAB (rancangan anggaran biaya) sama pelaksanaan nya tidak sesuai.

Salahsatu tokoh masyarakat desa Sukajaya yang enggan disebutkan namanya mengeluhakan atas kejanggalan anggaran untuk pembangunan sumur bor tersebut, karena sisa anggaran itu dikemanakan dan untuk apa sisanya.

Anggaran untuk pembikinan sumur bor dalam RAB sebesar seratus dua juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah, pantauan wartawan saat di cek di lokasi senin, (01/01/23)

Saat dipantau ke lokasi, dari tiga titik tersebut, pembangunan sumur bor hanya sembilan belas juta lima ratus rupiah saja untuk satu titik, itupun langsung ke tukang sumur bor, di kepihak ketigakan.

Maka dari jumlah anggaran tersebut masih ada sisa, Waktu diadakan musyawarah antara tokoh masyarakat, BPD, Kepala desa dan yang lainnya. Dalam pembicaraan musyawarah ketua BPD desa Sukajaya mengatakan,” aggaran untuk pembangunan sumur bor di tiga tikik dengan jumlah dalam yan tercantum di RAB masih ada sisa, jadi untuk anggaran yang sisanya itu untuk komisi, ucap perangkat desa itu.

Saat dikonfirmaai via WhatsApp selasa (02/01/24) Kepala desa Sukajaya Erlan Heryadi mengatakan, ” Insya allah nanti berkabar atau diagendakan, syukur syukur bisa ketemu didarat”, dalam pesan singkatnya.

Sementar BPD Sukajaya saat dikonfirmasi tidak menjawab, seakan menutupi untuk bungkam.

Kusnandar Ali, SH selaku Divisi hukum dari Journal News menyayangkan atas dugaan mark up dana yang diperutukan pembangunan sumur bor tersebut.

Seharusnya dana dari pemerintah itu harus di kelola dengan baik, terkait anggaran yang dikelola adapun sisa anggaran nya itu wajib dikembalikan ke pemerintah lagi, sehingga tidak ada namanya indikasi diduga korupsi”.Tutupnya.

 

 

 

Berita Terkait

Motor Terbakar di Perlintasan Kartini, Polisi dan Damkar Bergerak Cepat Tangani Api
Prof Sutan Nasomal Dorong Pendidikan Advokat Muda, PAMID Buka Program Rumah Hukum
Kebakaran Lahan Kosong di Kesambi Cepat Ditangani, Polisi dan Damkar Bergerak Bersama
Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Prabowo Perintahkan Kemenaker Kemenlu Perjuangkan TKW Libia Kembali Ke Indonesia!!!
Polisi Tangani Kecelakaan di Mundu Secara Profesional, Dua Kendaraan dan Warung Terdampak
Turnamen E-Sport Kapolres Cup 2026 Berakhir, Klub Sastra dan Her We Go Raih Juara
Menjaga Seni dan Kreasi Budaya Lokal Ditampilkan Dalam Memperingati Hari Jadi Desa Cipanas Didepan Bupati Cianjur.
Bintang Romadhon Hadiri Rakerda dan Muscab DPC PAN Kabupaten Cilacap

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:45

Motor Terbakar di Perlintasan Kartini, Polisi dan Damkar Bergerak Cepat Tangani Api

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:00

Prof Sutan Nasomal Dorong Pendidikan Advokat Muda, PAMID Buka Program Rumah Hukum

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:59

Kebakaran Lahan Kosong di Kesambi Cepat Ditangani, Polisi dan Damkar Bergerak Bersama

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:41

Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Prabowo Perintahkan Kemenaker Kemenlu Perjuangkan TKW Libia Kembali Ke Indonesia!!!

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:33

Polisi Tangani Kecelakaan di Mundu Secara Profesional, Dua Kendaraan dan Warung Terdampak

Berita Terbaru