Dana Pembikinan Sumur Bor di Desa Sukajaya diduga diSunat

- Penulis

Selasa, 2 Januari 2024 - 22:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JOURNAL NEWS // Pembangunan sumur bor yang berada di desa Sukajaya kecamatan Tanggeung Kabupaten Cianjur Diduga ada kejanggalan dalam anggaran, pasalnya antara RAB (rancangan anggaran biaya) sama pelaksanaan nya tidak sesuai.

Salahsatu tokoh masyarakat desa Sukajaya yang enggan disebutkan namanya mengeluhakan atas kejanggalan anggaran untuk pembangunan sumur bor tersebut, karena sisa anggaran itu dikemanakan dan untuk apa sisanya.

Anggaran untuk pembikinan sumur bor dalam RAB sebesar seratus dua juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah, pantauan wartawan saat di cek di lokasi senin, (01/01/23)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat dipantau ke lokasi, dari tiga titik tersebut, pembangunan sumur bor hanya sembilan belas juta lima ratus rupiah saja untuk satu titik, itupun langsung ke tukang sumur bor, di kepihak ketigakan.

Maka dari jumlah anggaran tersebut masih ada sisa, Waktu diadakan musyawarah antara tokoh masyarakat, BPD, Kepala desa dan yang lainnya. Dalam pembicaraan musyawarah ketua BPD desa Sukajaya mengatakan,” aggaran untuk pembangunan sumur bor di tiga tikik dengan jumlah dalam yan tercantum di RAB masih ada sisa, jadi untuk anggaran yang sisanya itu untuk komisi, ucap perangkat desa itu.

Saat dikonfirmaai via WhatsApp selasa (02/01/24) Kepala desa Sukajaya Erlan Heryadi mengatakan, ” Insya allah nanti berkabar atau diagendakan, syukur syukur bisa ketemu didarat”, dalam pesan singkatnya.

Sementar BPD Sukajaya saat dikonfirmasi tidak menjawab, seakan menutupi untuk bungkam.

Kusnandar Ali, SH selaku Divisi hukum dari Journal News menyayangkan atas dugaan mark up dana yang diperutukan pembangunan sumur bor tersebut.

Seharusnya dana dari pemerintah itu harus di kelola dengan baik, terkait anggaran yang dikelola adapun sisa anggaran nya itu wajib dikembalikan ke pemerintah lagi, sehingga tidak ada namanya indikasi diduga korupsi”.Tutupnya.

 

 

 

Berita Terkait

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*
Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha
Ucapan Menyentuh Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026, Momentum Keikhlasan dan Pengorbanan Penuh Makna
Perempuan Titipan Dinsos di Sukabumi Diduga Alami Tekanan Psikis, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Penahanan
Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Senin, 1 Juni 2026 - 11:22 WIB

1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:17 WIB

Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:07 WIB

Ucapan Menyentuh Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026, Momentum Keikhlasan dan Pengorbanan Penuh Makna

Berita Terbaru