Bupati Keerom Buka Kick Off Meeting dan Konsultasi Publik I Penyusunan Dokumen KLHS-RPJMD 2025-2030

- Penulis

Senin, 26 Mei 2025 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal News.id // Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut, MUP membuka pelaksanaan Konsultasi Publik (Kick Off Meeting) Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Keerom 2025-2030, yang digelar di Hotel Grand Arso II, Yuwanain,Senin (26/5/25).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan ini diikuti oleh Sekda Keerom, pimpinan OPD, Kadistrik, Instransi Vertikal, BUMN, Tokoh agama, Tokoh Adat, Ormas dan OKP, serta hadir narasumber akademisi Uncen dan Unipa, Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Maluku Papua dan Balai Jasa Konstruksi Wilayah VII.

Bupati Keerom Piter Gusbager dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan KLHS merupakan amanat Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 dan Permendageri Nomor 7 tahun 2018.

“KLHS merupakan instrumen sistematis dan menyeluruh yang digunakan untuk mengevaluasi implikasi dan dampak yang terjadi terhadap lingkungan sebagai konsekuensi dari kebijakan, rencana dan program (KRP) pemerintah dari suatu perencanaan pembangunan,” ujarnya.

Sambungnya, kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini bertujuan untuk menyatukan persepsi bersama sekaligus kesempatan bagi masyarakat dan pemangku kepentingan untuk memberikan saran dan masukan dalam kurun waktu 5 tahun kedepan.

”Diharapkan perencanaan pembangunan daerah selaras dengan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Partisispasi masyarakat sangat penting guna memastikan bahwa kebijakan yang dihasilkan mencerminkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat,” imbuhnya.

Lanjut orang no 1 di Kabupaten Keerom ini berharap dokumen yang akan disusun dapat memberi manfaat bagi semua pihak.

“Penyusunan kebijakan dan pengendalian perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Keerom dalam rangka mewujudkan Keerom sebagai gerbang timur NKRI yang maju, mandiri, transformatif dan berkelanjutan berbasis agroindustri dan ekonomi kreatif,” pungkasnya. (@mr)

Berita Terkait

Dukung Ketahanan Pangan, Satlantas Polres Kuningan Berikan Bantuan Pupuk bagi Petani Desa Cibulan
Satresnarkoba Polresta Cirebon Gelar Sosialisasi Keliling Bahaya Narkoba dan Miras Oplosan
Mayat Ditemukan di Bekas Mushola, Polsek Kedawung Bersama Stakeholder Lakukan Evakuasi
Di Usia ke-599 Tahun, Kebersamaan Jadi Semangat yang Mengiringi Rapat Paripurna Hari Jadi Kota Cirebon
“LSM Gerhana Indonesia Siap Bawa Bukti Dugaan Mark-Up Dana BOS Miliaran Rupiah ke Aparat Hukum”
Komunitas Sosial Bagong Mogok Gelar Khitanan Masal Gratis di Cikalongkulon Cianjur Sambut 1 Muharram 1448 H
Kasus Perusakan Pos Parkir Pasar Induk Cianjur Masih Misterius, Dugaan Perebutan Lahan Parkir Menguat
Solusi Sibuk Kerja: ATR/BPN Cilacap Buka Layanan Pertanahan Akhir Pekan “PELATARAN”
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:33 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Satlantas Polres Kuningan Berikan Bantuan Pupuk bagi Petani Desa Cibulan

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:31 WIB

Satresnarkoba Polresta Cirebon Gelar Sosialisasi Keliling Bahaya Narkoba dan Miras Oplosan

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:15 WIB

Mayat Ditemukan di Bekas Mushola, Polsek Kedawung Bersama Stakeholder Lakukan Evakuasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:54 WIB

Di Usia ke-599 Tahun, Kebersamaan Jadi Semangat yang Mengiringi Rapat Paripurna Hari Jadi Kota Cirebon

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:12 WIB

“LSM Gerhana Indonesia Siap Bawa Bukti Dugaan Mark-Up Dana BOS Miliaran Rupiah ke Aparat Hukum”

Berita Terbaru