Berantas Premanisme, Polda NTB Gencarkan Operasi Pekat II Rinjani 2025 di Terminal Mandalika

Selasa, 6 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Mataram, NTB – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) terus bergerak cepat dalam menanggulangi maraknya aksi premanisme yang meresahkan masyarakat. Melalui Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) II Rinjani 2025, Polda NTB secara serentak melaksanakan kegiatan preventif dan edukatif di berbagai wilayah, salah satunya di Terminal Bus Mandalika, Selasa (05/05/2025).

Operasi yang digelar oleh Satgas Preventif Direktorat Binmas Polda NTB ini menyasar kelompok maupun individu yang kerap melakukan aksi premanisme berkedok juru parkir maupun aktivitas liar lainnya yang dapat mengganggu kenyamanan dan keamanan masyarakat.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, SIK., menjelaskan bahwa Operasi Pekat II ini merupakan bagian dari upaya menyeluruh yang dilakukan Kepolisian dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya di titik-titik keramaian publik seperti terminal, pasar, dan kawasan wisata.

“Kegiatan ini bukan hanya penindakan, tapi juga menyentuh aspek edukatif. Kami memberikan penyuluhan kepada masyarakat dan para pengguna jasa terminal untuk lebih waspada dan bersama-sama menolak praktik-praktik premanisme,” tegasnya.

Petugas turut menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas serta imbauan agar masyarakat tidak ragu melaporkan setiap aksi pemalakan, intimidasi, atau pungutan liar yang sering terjadi di lokasi publik. Sosialisasi dilakukan secara persuasif kepada sejumlah pihak yang dinilai rawan terlibat atau menjadi korban praktik tersebut.

“Premanisme harus diberantas bukan hanya oleh aparat, tetapi juga dengan peran serta masyarakat. Oleh karena itu, sinergi dengan publik sangat penting dalam operasi ini,” tambah Kholid.

Polda NTB menegaskan bahwa Operasi Pekat II Rinjani 2025 akan terus digelar secara intensif di seluruh wilayah hukum NTB, baik secara langsung oleh Polda maupun oleh Polres jajaran. Diharapkan, operasi ini dapat menciptakan rasa aman, nyaman, dan tertib di ruang-ruang publik bagi seluruh masyarakat NTB. (***)

Berita Terkait

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Berita Terbaru