Respon Cepat Kadisdik Panggil Semua Korbid Kecamatan Atas Dugaan Pungli ‎

Rabu, 18 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Mohammad Fadeli, S.Pd, M.Si menindaklanjuti terkait pemberitaan di salah satu media online yang menyebut korbid  dalam naungan Disdik setempat diduga melakukan pungli berkedok iuran tunjangan sertifikasi guru PNS (Pegawai Negeri Sipil) yang terjadi pada tahun 2023 silam.

‎Respon cepat yang dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang dengan memanggil dan mengumpulkan koordinator bidang (korbid) 14 kecamatan. Tujuan pemanggilan 14 korbid itu, untuk lakukan klarifikasi.


‎Fadeli mengatakan, bahwa meskipun kasus tersebut terjadi sebelum masa kepemimpinannya, ia tetap merasa bertanggung jawab untuk membuat transparan semua permasalahan yang diduga melanggar aturan dan dapat memunculkan ketidakpercayaan publik.

‎“Saya akan menyelesaikan masalah ini (pungli)  dengan cara transparan.walaupun dugaan pungli di 3 kecamatan tersebut Hari ini, saya telah memanggil 14 korbid kecamatan untuk lakukan klarifikasi untuk dimintai keterangan,” ujarnya, Selasa (17/06/2015) siang.

‎Selain itu, Fadeli secara tegas akan menindak siapapun atau pihak manapun bila terbukti melanggar aturan dengan cara dilakukan pembinaan. Ia juga menekankan pentingnya akuntabilitas dalam menjalankan tugas dan wewenang

‎“Jangan sekali-kali semua ASN dibawah kepemimpinan saya melakukan hal-hal yang dapat mencoreng citra dunia pendidikan di Kabupaten Sampang dan jangan sampai menyalagunakan jabatan serta wewenang yang diamanatkan,” kata Fadeli pada media ini.

‎Sementara, Kepala Inspektorat saat dikonfirmasi mengatakan

‎Kepala Inspektorat Ariwibowo Sulistyo, S.Sos, M.Si, menyatakan bahwa laporan dugaan pungli berkedok iuran di Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang yang terjadi pada tahun 2023 memang belum ditangani di bawah kepemimpinan Mohammad Fadeli.

‎“Laporan itu sudah lama di tahun 2023, cuma mulai ramai sekarang,  itu sepertinya bukan kepemimpinan kepala dinas sekarang. Yang kita selidiki 2023 akhir itu, jadi belum beliau (Fadeli)  yang menjabat. Masalah ini bisa mencuat lagi karena ada yang konfirmasi ke kami,” kata Ariwibowo.

‎“Kalau masih ada laporan bahwa masih terjadi lagi, baru kami akan turun ke lapangan. Kami menunggu hasil klarifikasi dinas pendidikan ke para korbidcam,” pungkasnya.(ahd)

Berita Terkait

KELUARGA AHLI WARIS AMAK MUNASIH MENGAKU BAHWA TANAH TEMPAT DI BANGUNNYA KOPRASI MERAH PUTIH DESA SEMOYANG TERSEBUT SURAT JUAL BELINYA TERINDIKASI PALSU
Pedagang Kelapa Di Pasar Muka Meregang Nyawa Ditusuk Rekan Sesama Pedagang, Setelah Adu Mulut
Polisi Selidiki Dugaan Bahan Peledak di Atap Rumah Warga Wonopringgo, Satu Orang Terluka
Didampingi Kepala Desa dan Mahasiswa sunan kalijaga, Bhabinkamtibmas Desa Pegagan kidul Letakan Batu Pertama TPA
Disnaker Kabupaten Cirebon Manfaatkan DBH CHT untuk Tingkatkan Kompetensi Kerja
Diskominfo Cianjur Luncurkan “WASPADA” Kepatuhan Data Sektoral Tembus 98,8% Berkat Notifikasi WhatsApp Otomatis
Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:31

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:30

KELUARGA AHLI WARIS AMAK MUNASIH MENGAKU BAHWA TANAH TEMPAT DI BANGUNNYA KOPRASI MERAH PUTIH DESA SEMOYANG TERSEBUT SURAT JUAL BELINYA TERINDIKASI PALSU

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:30

Pedagang Kelapa Di Pasar Muka Meregang Nyawa Ditusuk Rekan Sesama Pedagang, Setelah Adu Mulut

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:49

Polisi Selidiki Dugaan Bahan Peledak di Atap Rumah Warga Wonopringgo, Satu Orang Terluka

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:36

Disnaker Kabupaten Cirebon Manfaatkan DBH CHT untuk Tingkatkan Kompetensi Kerja

Berita Terbaru

Daerah

Kamis, 23 Jul 2026 - 11:31