Bupati Imron Tinjau Lokasi Longsor Gunung Kuda Kecamatan Dukupuntang

- Penulis

Senin, 2 Juni 2025 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Journal news.id.KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon, Imron, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cirebon, meninjau langsung lokasi bencana longsor di kawasan tambang Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Senin (2/6/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kelanjutan proses evakuasi korban yang masih tertimbun, serta koordinasi lanjutan antarinstansi terkait penanganan bencana yang telah merenggut 20 nyawa tersebut.

“Kami datang langsung ke lokasi untuk melihat kondisi terkini dan memberikan dukungan penuh kepada tim di lapangan yang masih terus melakukan pencarian,” kata Imron di sela peninjauan lokasi.

Dalam kesempatan tersebut, Imron mengonfirmasi bahwa satu jenazah baru ditemukan pada pagi hari dan telah dibawa ke rumah sakit untuk identifikasi. Identitas korban belum dapat dipastikan saat dievakuasi.

“Total sudah 20 orang yang ditemukan meninggal dunia. Hari ini ditemukan lagi satu, tapi belum diketahui identitasnya,” ujarnya.

Menurut data, katanya, masih ada lima korban yang belum ditemukan. Proses evakuasi akan terus dilakukan tanpa batas waktu hingga seluruh korban berhasil dievakuasi dari tumpukan material longsor.

“Kami berharap semua korban bisa ditemukan segera. Tadi anjing pelacak mengarah ke empat titik yang dicurigai sebagai lokasi tertimbunnya korban,” ungkap Imron.

Imron menyebut, Pemkab Cirebon bersama Pemprov Jawa Barat telah menggelar pertemuan khusus dengan keluarga korban.

Dalam pertemuan itu, disampaikan bahwa anak-anak dari korban akan mendapatkan jaminan pendidikan.

“Pak Gubernur menyampaikan bahwa anak-anak korban akan disekolahkan. Ini bentuk kepedulian kita terhadap keluarga yang ditinggalkan,” ucapnya.

Longsor yang terjadi di area tambang ilegal ini memicu langkah cepat dari pemerintah. Gubernur Jawa Barat telah resmi mencabut seluruh izin penambangan tanah di kawasan Gunung Kuda.

“Sudah tidak boleh ada lagi aktivitas pengambilan tanah di sini. Izin sudah dicabut oleh Pak Gubernur,” tegas Imron.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Cirebon akan memperketat pengawasan di wilayah rawan bencana, termasuk kawasan bekas tambang, dengan melibatkan TNI, Polri, dan perangkat daerah teknis lainnya.

“Kami tidak ingin kejadian seperti ini terulang lagi. Pengawasan akan ditingkatkan, dan masyarakat diimbau untuk tidak lagi melakukan aktivitas tambang liar,” pungkasnya

Sana

Berita Terkait

Pria Asal Waled Meninggal Dunia Diduga Tertemper KA Harina, Polisi Ingatkan Bahaya Melintas di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
SPPG Bobojong 04 Maksimalkan IPAL: Komitmen Jaga Lingkungan
Berawal dari Kecurigaan di Polsek Wiradesa, Dua Pengedar Sabu dan Alprazolam Ditangkap
SPPG Bobojong 02 Gas Optimasi IPAL, Pastikan Air Diolah Dengan Baik
Sekda Cup 2026 Jadi Ajang Pencarian Bibit Atlet Voli Kabupaten Cirebon
Pengamanan VIP Wisuda UNU Cirebon Berjalan Maksimal, Kehadiran Menteri Kelautan dan Perikanan Jadi Perhatian Utama
KPK Kembali Gelar OTT 10, Orang di Amankan Salah satunya Bupati Muara Enim :Edison
Ketua Dekopinda Kabupaten Cirebon Sampaikan Apresiasi dan Dukungan Terhadap RAT KSP Mitra Niaga Mandiri Indonesia
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:42 WIB

Pria Asal Waled Meninggal Dunia Diduga Tertemper KA Harina, Polisi Ingatkan Bahaya Melintas di Perlintasan Tanpa Palang Pintu

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:51 WIB

SPPG Bobojong 04 Maksimalkan IPAL: Komitmen Jaga Lingkungan

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:59 WIB

Berawal dari Kecurigaan di Polsek Wiradesa, Dua Pengedar Sabu dan Alprazolam Ditangkap

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:13 WIB

SPPG Bobojong 02 Gas Optimasi IPAL, Pastikan Air Diolah Dengan Baik

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:14 WIB

Sekda Cup 2026 Jadi Ajang Pencarian Bibit Atlet Voli Kabupaten Cirebon

Berita Terbaru