Tradisi Gentong Haji di Wilayah Kecamatan, Kapetakan, Kab.Cirebon, Sedekah air keluarga Jemaah Haji

- Penulis

Jumat, 23 Juni 2023 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JOURNAL NEWS //, – Sebuah tradisi unik di Kabupaten Cirebon yang terus dilestarikan secara turun temurun saat momentum bulan Haji.

Keluarga jemaah haji menyediakan gentong dan canting (gayung) yang berisi air yang diletakkan di depan rumah jemaah haji. Bagi Para warga melintas bebas meminum air sepuasnya gratis.

Seperti Tradisi yang disebut gentong haji ini bermakna sedekah air dan juga usaha mendoakan agar keluarga yang sedang melaksanakan atau menunaikan ibadah haji merasa sejuk dan adem selama beribadah di tanah suci dengan suhu panas ekstrim.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tradisi ini salah satunya berlangsung ditempat tinggal kediaman jamaah haji Moh. Pudin di Desa pegagan lor, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon.

Seperti pada hari Jumat Berkah ini seorang pejalan kaki pak Oyeg nampak kehausan , sehingga ia meminum air dari gentong dengan menggunakan gayung yang telah disediakan oleh keluarga Jamaah haji yang dihiasi dedaunan dan tutup krucut, Jumat (22/06/2023).

Saat meminum air dari gentong Haji, pak Oyeg merasakan sejuk dan adem, gentong ini dipilih sebagai wadah oleh sebagian calon jamaah haji karena terbuat dari tanah liat, yang mampu memberikan hawa sejuk dan adem ketika orang meminumnya,” Kata Oyeg seusai meneguk Air dalam gentong.

“Sudah menjadi tradisi masyarakat disekitar sini mempercayai, kalau ada orang naik haji itu pasti dikediamanya akan disediakan gentong yang berisi air, biar orang yang sedang berangkat haji tidak kepanasan dan kehausan, Gentong haji ini dilakukan setiap keluarga jamaah haji , pungkasnya.

Semoga jamaah haji yang sedang menunaikan ibadah rukun ke-5 ini selalu diberikan kesehatan dan barokah, serta menjadi haji mabrur, Imbuhnya.

Berita Terkait

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*
Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha
Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Bidan di Sukaresmi Diduga Buka Praktik Mandiri Tanpa SIPB, Puskesmas: Urgensi Boleh Ditangani, Persalinan Tidak
SMK DZakiyyun Lepas 108 Siswa Angkatan ke-9, 10 Lolos Magang ke Jepang
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Senin, 1 Juni 2026 - 11:22 WIB

1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:17 WIB

Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:23 WIB

Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP

Berita Terbaru

Hukum Kriminal

Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim

Kamis, 11 Jun 2026 - 08:04 WIB