CIANJUR, Mande – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Ciandam, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat memasuki hari pertama masa kampanye. Sebanyak 5 orang calon Kepala Desa Ciandam akan berebut kursi Kades pada pemungutan suara yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada 8 November 2026 mendatang.
Pilkades kali ini menjadi sorotan karena untuk pertama kalinya di Kabupaten Cianjur menggunakan sistem pemilihan secara digital yang dilaksanakan serentak di 47 desa.
Berdasarkan data panitia, Daftar Pemilih Tetap (DPT) Desa Ciandam berjumlah 4.426 pemilih, dengan rincian Laki-laki 2.253 pemilih dan Perempuan 2.173 pemilih.
Ketua Panitia Pemilihan Pilkades Ciandam, Cep Rustam Effendi, mengatakan pihaknya telah melakukan persiapan matang sejak September lalu agar pemilihan digital pada 8 November nanti berjalan sukses dan dapat dipahami seluruh warga.
“Alhamdulillah sejak September pertengahan sudah simulasi langsung ke tiap-tiap RW, RT bahkan ada ke RW yang dua kali melaksanakan simulasi. Karena keinginan RW-nya masing-masing, supaya sukses pemilihan Pilkades secara digital mengingat ini merupakan hal baru di Kabupaten Cianjur,” ujar Cep Rustam Effendi, Senin, (02/11/26).
Ia menyebut panitia sengaja menerjunkan seluruh tim ke lapangan dengan membawa perangkat laptop untuk simulasi langsung kepada warga menjelang hari pemilihan.
“Untuk itu kami menurunkan semua rekan-rekan panitia terjun ke lapangan langsung untuk simulasi pemilihan kepala desa dengan alat laptop,” katanya.
Cep Rustam Effendi mengakui ada kendala di lapangan, terutama bagi pemilih lanjut usia (manula) yang belum familiar dengan teknologi.
“Untuk kendala sebenarnya ada terutama pada manula yang tidak mengetahui tentang HP tetapi alhamdulillah oleh teman-teman sudah dibimbing, sudah diarahkan oleh rekan panitia yang akhirnya pada waktu itu bisa melaksanakan simulasi,” jelasnya.
Terkait keamanan data pribadi pemilih pada pemilihan 8 November 2026 nanti, ia memastikan data akan terlindungi dan tidak akan bocor.
“Itu ada teknisi dari Provinsi dan Kabupaten di sini untuk mengamankan dan memasang perangkat di awal pemilihan dan pulangnya pun dibawa lagi setelah ada penghitungan atau suara yang terbanyak. Intinya aman bahkan lebih aman daripada manual,” tegasnya.
Menjelang pencoblosan 8 November, Cep berpesan kepada kelima calon Kades Ciandam dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas.
Ia juga telah mengatur jadwal kampanye dengan lokasi yang terpisah antar tim sukses calon untuk menghindari gesekan.
“Ya, wanti-wanti kepada semua tim sukses agar menjaga kondusifitas. Makanya dalam jadwal kampanye lokasinya terpisah-pisah sengaja oleh panitia itu agar sesama tim tidak saling ketemu dan terjadi hal tidak diinginkan, alhamdulillah itu kita dapat mengantisipasinya,” pungkasnya.
Penulis : Andri.S
Editor : SLS













Komentar