Journal news. id. KABUPATEN CIREBON — Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, berupaya memperkuat pelestarian seni budaya sekaligus memperkenalkan potensi lokal kepada masyarakat.
Melalui Festival Tematik Kecamatan Jamblang, berbagai kesenian dari delapan desa mendapat ruang untuk tampil dan menunjukkan kekayaan budaya daerah.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Wangunharja, Jumat (30/10/2026) malam tersebut menghadirkan pentas seni dari sejumlah kelompok kesenian.
Acara juga dijadwalkan ditutup dengan pertunjukan Wayang Siar Krida Bagus Winangun.
Camat Jamblang, Mochammad Nurhiyana mengatakan, festival tersebut menjadi langkah awal untuk mengembangkan potensi seni, budaya, dan kreativitas masyarakat yang selama ini tumbuh di wilayahnya.
Menurutnya, penyelenggaraan festival merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat desa dan kecamatan.
“Tahun ini saya ingin mencoba memadukan berbagai kesenian. Karena judulnya pentas seni, saya ingin menampilkan kesenian dari delapan desa yang ada di Kecamatan Jamblang,” ujar Nurhiyana dalam sambutannya.
Ia menilai Jamblang memiliki kekayaan potensi yang lengkap, mulai dari seni tradisional, budaya, pariwisata, kerajinan, hingga produk UMKM.
Namun, potensi tersebut masih membutuhkan ruang promosi dan kolaborasi agar semakin dikenal masyarakat luas.
Nurhiyana mencontohkan Desa Sitiwinangun yang telah dikenal sebagai desa wisata gerabah. Selain itu, Jamblang juga memiliki produk unggulan kuliner, seperti tape Bakung, yang sudah dikenal sebagai salah satu oleh-oleh khas daerah.
“Kecamatan Jamblang ini kalau berbicara kultur, seni, dan budaya sangat lengkap. Ada unsur budaya, wisata, dan kreativitas. Saya berharap ke depan muncul inovasi-inovasi melalui kolaborasi dengan para pemangku budaya, pelaku seni, dan masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap festival tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi pintu masuk untuk membangun ekosistem seni dan kreativitas yang melibatkan seluruh desa.
Pemerintah kecamatan, lanjutnya, siap mendorong kolaborasi dengan pemerintah desa, Forkopimcam, tokoh agama, serta komunitas seni dan budaya. Dengan begitu, potensi lokal dapat berkembang sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami dari pemerintah kecamatan ingin ikut melestarikan dan mengupayakan agar kebudayaan, seni, serta kreativitas di Kecamatan Jamblang bisa dikenal, khususnya di Kabupaten Cirebon dan pada umumnya hingga tingkat nasional,” tegasnya.
Selain mengangkat potensi budaya, pemilihan Desa Wangunharja sebagai lokasi kegiatan juga berkaitan dengan kebutuhan ruang publik di Kecamatan Jamblang.
Nurhiyana menyebut wilayahnya belum memiliki pusat keramaian atau alun-alun yang dapat menjadi titik aktivitas masyarakat.
Sana













Komentar