JEMBER — Pemerintah Kecamatan Puger terus berupaya meningkatkan akurasi dan ketepatan sasaran data kesejahteraan warga. Langkah nyata diwujudkan melalui kegiatan verifikasi dan pemutakhiran data warga tidak mampu yang dilaksanakan di Kantor Desa Jambearum, Senin (12/10/2026). Kegiatan ini memanfaatkan pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang disampaikan langsung kepada para Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) di desa tersebut.
Kegiatan ini bertujuan memastikan data warga yang membutuhkan bantuan sosial tercatat dengan benar dan akurat. Sehingga, tidak ada lagi warga yang berhak namun terlewatkan, sekaligus mencegah ketidaktepatan sasaran dalam penyaluran program bantuan.
Melalui IKD, data warga dapat teridentifikasi secara lebih lengkap dan cepat. Sementara itu, para Agen Perlinsos diharapkan berperan sebagai mata dan telinga di lingkungannya masing-masing, memastikan data yang tercatat dalam sistem selaras dengan kondisi nyata di lapangan.
Perkuat Peran Agen Perlinsos agar Tak Ada yang Tertinggal
Doni Irawan yang mewakili Koordinator Pendamping Sosial Kecamatan Puger, M. Maghfur, menyampaikan pentingnya upaya ini agar tidak ada warga yang terlewat dalam menerima bantuan dan pelayanan sosial, terutama kelompok rentan, miskin, dan membutuhkan perlindungan.
”Kami memperkuat peran masyarakat melalui Agen Perlinsos untuk membantu memantau dan melaporkan kondisi warga di lingkungannya. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada warga yang benar-benar membutuhkan justru terlewat dari bantuan, maupun sebaliknya — data yang tercatat benar-benar sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. Para agen yang berasal dari lingkungan masyarakat setempat adalah ujung tombak yang paling memahami kondisi sesungguhnya tetangganya,” ungkap Doni.
Sementara itu, Plh. Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Puger, Alief Sampada Putra, yang mewakili Camat Puger Asrah Joyo Widono, menjelaskan fondasi utama pelayanan publik.
”Data yang akurat adalah awal dari pelayanan yang tepat. Bersama para Agen Perlinsos, kita ingin memastikan setiap warga yang membutuhkan di Desa Jambearum tercatat dan terbantu. Tidak boleh ada satu pun yang tertinggal,” tegas Alief.
Diharapkan, dengan data yang semakin valid dan terkini, berbagai program bantuan sosial dan pelayanan pemerintah dapat tersalurkan dengan lebih akurat, cepat, dan merata bagi seluruh masyarakat.
Kader dan Relawan Apresiasi Peran Baru Ini
Di kesempatan yang sama, Luluk Munfarida, selaku Kader Posyandu sekaligus relawan, menyampaikan antusiasmenya.
”Kami senang bisa ikut berkontribusi. Semoga dengan adanya IKD dan Agen Perlinsos, warga yang benar-benar membutuhkan bisa lebih mudah terlayani dan datanya selalu terbaru,” ujar Luluk.
Ia menambahkan bahwa kehadiran agen perlinsos membawa nilai tambah yang sangat berarti.
”Sebagai garda terdepan yang setiap hari berinteraksi langsung dengan warga, kami selaku kader Posyandu dan relawan memahami betul kondisi kehidupan warga di lingkungannya. Pengetahuan ini menjadi modal penting untuk memastikan data yang tercatat melalui IKD selaras dengan kenyataan di lapangan, sehingga tidak ada warga yang membutuhkan justru terlewatkan maupun data yang tidak akurat,” jelasnya.(ahd)













Komentar