Lima Kecamatan Jadi Sentra Bawang Merah di Kabupaten Cirebon

Kamis, 17 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal news. id. KABUPATEN CIREBON — Lima kecamatan menjadi sentra utama produksi bawang merah di Kabupaten Cirebon. Kelima wilayah tersebut yakni Losari, Pabedilan, Pabuaran, Gebang, dan Waled.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Cirebon, kelima kecamatan tersebut konsisten masuk jajaran wilayah dengan produksi bawang merah tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Kondisi ini memperkuat posisi Kabupaten Cirebon sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi besar dalam pengembangan komoditas hortikultura.

Pada 2023, Pabedilan menjadi daerah dengan produksi bawang merah tertinggi di Kabupaten Cirebon, yakni mencapai 90.400 kuintal.

Kemudian Kecamatan Gebang mencapai 86.780 kuintal, Pabuaran 64.440 kuintal, Losari 41.660 kuintal, dan Waled 18.010 kuintal.

Setahun kemudian, posisi sentra produksi mengalami perubahan. Kecamatan Pabedilan tetap mencatat produksi tinggi dengan 87.230 kuintal. Namun, Losari melonjak hingga 82.600 kuintal dan menempati posisi kedua.

Pabuaran mencatat produksi 43.500 kuintal, Gebang 41.640 kuintal, sedangkan Waled menghasilkan 22.310 kuintal.

Pada 2025, Losari mencatatkan hasil produksi bawang merah terbesar di Kabupaten Cirebon dengan capaian 85.629 kuintal. Pabedilan berada di posisi kedua dengan 71.700 kuintal, disusul Pabuaran 49.308 kuintal.

Babakan kemudian masuk lima besar dengan produksi 29.520 kuintal, sedangkan Gebang menghasilkan 26.100 kuintal.

Perubahan komposisi lima besar tersebut menunjukkan dinamika produksi bawang merah di Kabupaten Cirebon.

Losari, Pabedilan, dan Pabuaran konsisten sebagai wilayah dengan produksi tinggi, sementara Babakan mulai masuk dalam jajaran penghasil bawang merah terbesar pada 2025.

Selain lima wilayah tersebut, petani di Kecamatan Ciledug, Pangenan, Karangsembung, Karangwareng, Lemahabang, dan Sedong juga mengembangkan bawang merah.

Namun, produksi dari kecamatan-kecamatan tersebut masih berada di bawah lima kecamatan yang menjadi sentra.

Secara keseluruhan, luas panen bawang merah di Kabupaten Cirebon mencapai 3.121 hektare dengan produksi 343.019 kuintal pada 2023.

Pada 2024, luas panen meningkat menjadi 3.205 hektare dengan produksi 320.944 kuintal.

Sementara itu, pada 2025 luas panen mencapai 3.026,79 hektare dengan produksi 301.665 kuintal.

Sebaran sentra produksi di sejumlah kecamatan menjadi modal penting bagi Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk mengembangkan sektor pertanian, khususnya komoditas bawang merah.

Potensi tersebut juga membuka ruang bagi penguatan produktivitas dan daya saing petani di berbagai wilayah.

Sana

Berita Terkait

FGD Kesiapsiagaan Bencana, Polres Cirebon Kota Perkuat Sinergi Masyarakat melalui Jaga Baik Cirebon Kota
PROFIL CALON KADES CIANDAM: ELIN, KEMBALI MAJU DENGAN SEMANGAT SILIH ASAH, SILIH ASIH, SILIH ASUH
‎Ketua DPC Madas Sedarah Pamekasan Angkat Bicara: Penindakan Belum Tepat Sasaran, Justru Rugikan Pengusaha Lokal ‎
Hadiri HLM TPID Ciayumajakuning, Bupati Imron Tekankan Stabilitas Pangan
Kolaborasi Pemkab Cirebon dan KPU Perkuat Pendidikan Demokrasi Generasi Mudah
‎DALAM RANGKA HARI PERHUBUNGAN NASIONAL 2026, KETUA DPC MADAS SEDARAHSAMPAIKAN UCAPAN HARHUBNAS
Humanis, Aiptu Mukti Utama Bantu Pihak Keluarga Evakuasi ODGJ di Kajen ke Rumah Sakit
Rakyat Memanggil, Sang Purnawirawan Siap Mengabdi: Menatap Pilkades Sumingkir 2026

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:19

Lima Kecamatan Jadi Sentra Bawang Merah di Kabupaten Cirebon

Kamis, 17 September 2026 - 16:34

FGD Kesiapsiagaan Bencana, Polres Cirebon Kota Perkuat Sinergi Masyarakat melalui Jaga Baik Cirebon Kota

Kamis, 17 September 2026 - 16:28

PROFIL CALON KADES CIANDAM: ELIN, KEMBALI MAJU DENGAN SEMANGAT SILIH ASAH, SILIH ASIH, SILIH ASUH

Kamis, 17 September 2026 - 14:56

‎Ketua DPC Madas Sedarah Pamekasan Angkat Bicara: Penindakan Belum Tepat Sasaran, Justru Rugikan Pengusaha Lokal ‎

Kamis, 17 September 2026 - 11:15

Hadiri HLM TPID Ciayumajakuning, Bupati Imron Tekankan Stabilitas Pangan

Berita Terbaru