WARGA PENGOROS DESA SEKAROH KECAMATAN JEROWARU KELUHKAN BANTUAN TERNAK SAPI YANG BERSUMBER DARI ASPIRASI DEWAN TIDAK TEPAT SASARAN

Jumat, 28 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOK TIMUR – Warga di wilayah Pengoros, Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, menyampaikan kekecewaan dan keluhan terkait penyaluran bantuan ternak sapi yang bersumber dari dana aspirasi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur tahun anggaran 2026. Bantuan yang seharusnya meringankan beban masyarakat dan mendorong perekonomian warga justru dinilai tidak tepat sasaran.

Keluhan ini disampaikan sejumlah warga setempat yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, Jumat (28/08/2026). Menurut mereka, penyaluran bantuan sapi tersebut tidak transparan dan banyak warga yang benar-benar membutuhkan justru tidak mendapatkan jatah bahkan anggota kelompok yang sudah jelas menjadi anggota dianggap kurang berhak menerima bantuan.

“Kami heran, yang mendapat bantuan itu bukan warga yang betul-betul membutuhkan. Banyak warga miskin dan peternak kecil yang sudah lama berharap, namun justru tidak kebagian. Sebaliknya sapi tersebut malah di bawa ke desa lain yang jauh dari Sekaroh yakni Desa seriwe yang di mana mereka warga seriwe tersebut merupakan keluarga dari petugas lapangan PPL Peternakan Desa Sekaroh

Selain masalah ketepatan sasaran, warga juga menyoroti tidak adanya papan informasi yang memuat rincian bantuan, sumber dana, nilai bantuan, serta kriteria penerima. Hal ini membuat warga bertanya-tanya mengenai dasar penentuan siapa yang berhak menerima bantuan ternak sapi tersebut.

“Kami tidak tahu berdasarkan apa mereka dipilih. Tidak ada papan informasi, tidak ada sosialisasi yang jelas. Sehingga timbul kecurigaan di kalangan masyarakat bahwa penyaluran ini didasarkan kedekatan hubungan kekeluargaan bukan pada kebutuhan warga,” tambahnya.

Warga berharap pihak terkait, mulai dari pemerintah desa, kecamatan, hingga anggota dewan yang mengalokasikan dana aspirasi tersebut, segera meninjau ulang penyaluran bantuan ini. Mereka juga meminta agar ke depannya penyaluran bantuan apa pun harus transparan, akuntabel, dan benar-benar sampai kepada warga yang paling membutuhkan.

Bahkan sangat ironi sekali ketua kelompok ternak tersebut bangun kandang sapinya di tengah jalan Kampung yang merugikan warga yang lalu lalang di jalan tersebut
Sapi yang jumlahnya 10 ekor di bagikan ke Desa seriwe sebanyak 3 ekor sehingga yang di Terima abgvoa kelompok sebanyak 7 ekor dan itupun di kelola oleh keluarga PPL peternakan desa Sekaroh tandanya


Kepala Desa Sekaroh ketika dikonfirmasi terkait hal ini membenarkan tentang adanya sapi yang bersumber dari dana aspirasi namun pihaknya beberapa kali memanggil ketua kelompok tersebut namun belum ada yang datang ke bale desa ungkapnya kita akan usut tuntas kasus ini tandanya i.Sementara itu, pihak DPRD Lombok Timur diharapkan segera merespons keluhan masyarakat ini agar tidak merugikan kepercayaan publik terhadap penggunaan dana aspirasi yang berasal dari uang rakyat.

Warga berharap agar bantuan yang bersumber dari anggaran negara benar-benar dikelola dengan baik, disalurkan secara jujur, dan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat, bukan hanya segelintir orang saja.

Berita Terkait

Lewat Sholat Jumat Keliling, Kapolresta Cirebon Rajut Kedekatan dengan Ulama dan Masyarakat
Pererat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas, Kapolresta Cirebon dan 27 Kapolsek Jajaran Gelar Shalat Subuh Keliling
‎Misteri 917 Bal Rokok Marbol di Pamekasan — Fuad Cholil: Jika Diam, Kami Akan Kawal Sampai Terungkap ke Publik
Kapolres Cirebon Kota Laksanakan Salat Subuh Keliling di Masjid At-Taqwa
Kapolres Cirebon Kota Pimpin Langsung Pengungkapan Dua Kasus Pencurian Ranmor
Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Polres Kuningan Salurkan Air Bersih ke Desa Hantara
Penyaluran Air Bersih Difokuskan ke Tempat Ibadah dan Lembaga Pendidikan — DPC Madas Sedarah Pamekasan Jangkau Yayasan Assunniyah Islamiyah dan Masjid Al-Mabruk
H. Iyan Sopian Siap Pimpin Ciandam: Bukan Ambisi, Tapi Pengabdian

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:42

Lewat Sholat Jumat Keliling, Kapolresta Cirebon Rajut Kedekatan dengan Ulama dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:39

Pererat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas, Kapolresta Cirebon dan 27 Kapolsek Jajaran Gelar Shalat Subuh Keliling

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:37

‎Misteri 917 Bal Rokok Marbol di Pamekasan — Fuad Cholil: Jika Diam, Kami Akan Kawal Sampai Terungkap ke Publik

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:14

Kapolres Cirebon Kota Laksanakan Salat Subuh Keliling di Masjid At-Taqwa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:44

Kapolres Cirebon Kota Pimpin Langsung Pengungkapan Dua Kasus Pencurian Ranmor

Berita Terbaru