Profesor Sutan Nasomal Yakin Presiden RI Sudah Perintahkan Menlu Selesaikan Secara Bilateral Penahanan WNI oleh Israel!!

Rabu, 20 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Penangkapan WNI oleh satuan Perang Israel membuat Presiden merasa perlu turun tangan atas permintaan berbagai pihak termasuk kemanusian melalui hubungan bilateral internasional PBB beliau yth Bapak H Prabowo Subianto telah memerintahkan menlu bersama BIN untuk membebaskan WNI yang ditahan satuan Perang Israel tinggal kita tunggu hasilnya semoga sukses dan berhasil kita do’akan saja “, ujar Profesor Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Nasional Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (Assotion Of Young Indonesian Advocates) memberikan stegmennya menjawab pertanyaan para pemimpin Redaksi Media cetak onlen dalam luar negeri di kantornya Markas Pusat Partai Koalisi Rakyat Indonesia di bilangan Cijantung Jakarta 20/5/2026 via telpon selulernya.

Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden RI dan Deplu RI Serius Meminta Israel Melepaskan WNI Yang Ditangkap. Saat ini Dunia Pers Indonesia tegang ketika kabar penangkapan WNI oleh pasukan militer Israel tersebar. Prof Dr Sutan Nasomal menyampaikan kepada team media :
Prof Dr Sutan Nasomal Meminta Presiden RI dan Deplu RI Serius Meminta Israel Melepaskan WNI Yang Ditangkap.

Berikut ini daftar 9 nama WNI yang ikut Global Sumud Flotilla:

1. Herman Budianto Sudarsono (GPCI – Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro
2. Ronggo Wirasanu (GPCI – Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro
3. Andi Angga Prasadewa (GPCI – Rumah Zakat) Kapal Josef
4. Asad Aras Muhammad (GPCI – Spirit of Aqso) Kapal Kasr-1
5. Hendro Prasetyo (GPCI – SMART 171) Kapal Kasr-1
6. Bambang Noroyono (Republika) Kapal BoraLize
7. Thoudy Badai Rifan Billah (Republika) Kapal Ozgurluk
8. Andre Prasetyo Nugroho (Tempo) Kapal Ozgurluk
9. Rahendro Herubowo (GPCI – iNewsTV) Kapal Ozgurluk

Ketegangan diwilayah konflik antara Israel dan Iran meningkatkan patroli pengawasan warga negara manapun sehingga keputusan untuk ditangkap adalah hukum dalam perang.

Prof Sutan : Seharusnya perusahaan Media RI memberikan dokumen ke pemerintah pusat bila ada jurnalis wartawan yang ditugaskan memasuki wilayah perang agar Deplu RI bersurat ke pemerintah yang sedang berperang supaya melindungi WNI yang berada diwilayah konflik.

Prof Dr Sutan Nasomal menghimbau Presiden RI mengutus Deplu RI agar Negara terdekat dengan Israel melakukan upaya diplomatik sampai semua di bebaskan.

Melalui Negara Sahabat baik eropa dan amerika Presiden RI diharapkan meminta bantuan agar bisa diselamatkan wni yang telah dalam tahanan Israel.

Narasumber : Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH

Berita Terkait

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit
Kapolda NTB Pimpin Upacara Hari Juang Polri, Kenang Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:06

‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎

Berita Terbaru