Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon Desak Dinas Pertanian Bertindak Cepat Selamatkan Sapi Yang Terancam Mati Kelaparan

Sabtu, 16 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Journal news. id. Cirebon- Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon menyelenggarakan rapat Kerja dengan Bagian Hukum, Bapperida, BKAD dan Dinas Pertanian terkait Penyediaan pakan ternak di UPTD Balai Pengembangan Bibit Peternakan Kabupaten Cirebon, Rabu, 13 Mei 2026.

Rapat digelar setelah Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Balai Pengembangan Bibit Peternakan di Desa Kubang Deleg, Kecamatan Karangwareng, Kabupaten Cirebon.

Dalam Kunjungan tersebut, Komisi II menemukan 41 ekor sapi dalam kondisi kurus dan terancam mati karena krisis pakan.

Minimnya alokasi biaya pakan menjadi kendala utama. Anggaran yang tersedia dinilai tidak mencukupi untuk kebutuhan sapi seluruhnya

Hal tersebut terjadi akibat adanya efisiensi anggaran, sehingga anggaran untuk pakan sapi-sapai tersebut tidak mencukupi yang berdampak 41 ekor sapi mengalami kekurangan gizi dan kondisinya sangat memprihatinkan dan terancam mati kelaparan

Untuk mengatasi persoalan tersebut Sekertaris Komisi II Aan Setiawan mendesak kepada Dinas Pertanian untuk segera melaksanakan opsi cepat dengan cara lelang untuk menyelamatkan aset daerah.

Menurut Aan, jika opsi lelang sapi tersebut tidak dapat terlelang disebabkan tidak ada peminat, maka opsi keduanya adalah melanjutkan pemeliharaan dengan konsekwensi penambahan anggaran.

” Kalau tidak terlelang lanjut pemeliharaan dengan konsekwensi menambah anggaran pakan, ” ujar Aan.

DPRD melalui Komisi II juga mendorong solusi pembuatan balai peternakan modern untuk meningkatkan produktivitas UPT dalam melaksanakan program percontohan penggemukan bibit sapi unggul.

Dalam rapat kerja Komisi II mendesak Dinas Pertanian bertindak cepat menyelamatkan 41 ekor sapi, agar sapi tersebut tetap sehat dan terhindar dari penyakit seperti PMK dan penyakit lainnya yang dapat mematikan sapi yang bernilai Rp 414. 000.000.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Deny Nurcahya menanggapi nasib 41 ekor sapi aset Pemkab yang terancam mati akibat krisis pakan.

Ia mengakui bahwa anggaran untuk pakan ternak sudah menipis akibat pengurangan nilai transfer ke daerah (TKD) oleh pemerintah pusat, sehingga pakan yang tersedia tidak mencukupi untuk seluruh sapi.

Sebagai solusi utama untuk menghindari kerugian lebih lanjut (sapi mati), Deny menyatakan 41 ekor sapi tersebut segera dilelang melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) yang dibagi menjadi lima paket.

Namun Deny menyampaikan kekhawatiran jika lelang tersebut sepi peminat, mengingat stok pakan yang ada sudah habis.

” Yang di hawatirkan saat lelang sepi peminat, sementara anggaran pemeliharaan sangat terbatas, ” kata Deny.

Sapi yang berjumlah 41 ekor tersebut merupakan aset Pemkab Cirebon yang kondisinya memprihatinkan karena anggaran pakan saat ini hanya cukup untuk sekitar delapan ekor saja.

Sana

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Berita Terbaru