Serahkan Kenderaan roda tiga bagi kelompok tani, Bupati Keerom : “Manfaatkan Untuk Kepentingan Umum dan Lingkungan

Selasa, 10 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal News.id // Bupati Keerom Piter Gusbager menyerahkan kenderaan roda tiga (Autocycle) bagi kelompok tani di 5 kampung (Yuwanain, Asyaman, Kwimi, Yaturaharja, Jaifuri), Selasa (10/2/26).

Penyerahan kenderaan roda tiga tersebut dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Keerom, Arso Kota. Turut hadir Wakil Bupati Keerom Drs. Daud, M.Si, Kadis Pertanian Marthen M Asmuruf, Pimpinan OPD, Kepala Kampung dan kelompok Tani penerima manfaat.

Pada kesempatannya Bupati Piter Gusbager menyampaikan bahwa kenderaan roda tiga yang diserahkan merupakan pengaadan dari Dinas Pertanian Kabupaten Keerom.

“Penyaluran kenderaan roda tiga ini juga diperuntukan untuk kepentingan umum di kampung, selain untuk pertanian bisa juga digunakanuntuk lingkungan/pengelolaan sampah, distribusi barang dan lain sebagainya,” tuturnya.

Lebih lanjut orang no 1 Kabupaten Keerom itu berpesan agar seluruh kampung- kampung menjaga kebersihan lingkungan.

“Saya berharap kepala-kepala kampung memprogramkan pengelolaan sampah, pengelolaan sanitasi dan lingkungan setempat.Kita akan intensif memantau dan mengeceknya.

Sambungnya, dalam minggu ini juga kita akan bentuk Satgas Lingkungan yang dilantik dan SK kan dalam waktu dekat. Bagi kampung- kampung yang lingkungannya buruk dan kotor kita akan umumkan,” tegasnya.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan akan membangun Lokasi Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) di Distrik Arso Barat dan Skanto.

 

“TPA akan kita bangun di wilayah Arso Barat dan Skanto agar memudahkan masyarakat menjangkaunya. Tujuan utama kita agar daerah ini menjadi Kabupaten yang bersih, maju serta sehat lingkungan dan warganya,” tutupnya. ((@mr)

Berita Terkait

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Berita Terbaru