Viral Dugaan Pemotongan BLT Kesra, Begini Kata Kepala Desa Sukagalih

- Penulis

Senin, 19 Januari 2026 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Canjur || Kepala Desa Sukagalih, Dudi Aryadikara, mengklarifikasi vidio viral di media sosial mengenai adanya dugaan pemotongan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra di wilayahnya.

Menurut Dudi, bahwa dirinya tidak mengetahui adanya pemotongan tersebut. Kendati demikian dirinya telah mengintruksikan agar bawahannya mengembalikan uang yang sempat diterima dari penerima manfaat BLT Kesra

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Sebetulnya tidak ada pemotongan, hanya saja para penerima memberikan uang secara sukarela dan itupun saya tidak mengetahuinya. Namun karena tidak ada anak buah yang salah jadi saya tetap bertanggung jawab dan bawahan saya sudah mengembalikan uang yang sempat diterimanya,” kata Dudi di runag kerjanya, tepatnya di Kantor Kepala Desa Sukagalih, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Senin, (19/1/26).

Dudi juga meminta maaf kepada semua warga Kecamatan Cikalongkulon, khususnya Desa Sukagalih mengenai adanya dugaan pemotongan BLT kesra yang membuat gaduh di dunia maya.

” Saya juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat apabila ada yang dirugikan dan kepada warga yang merasa haknya terganggu saya minta maaf dan kedepannya Insya Allah tidak akan terjadi lagi hal demikian. Namun warga juga harus berhati hati dikhawatirkan ada yang mengatasnamakan Kepala desa jadi bisa mengkonfirmasi terlebih dahulu jika ada oknum yang mengatasnamakan kades,” pungkasnya.

Sementara, Nurhayati salah seorang keluarga penerima BLT Kesra menuturkan, bahwa dirinya tidak ada niat untuk mencemarkan nama baik Desa. Namun dirinya hanya ingin Desa Sukagalih menjadi lebih baik lagi.

” Tidak ada niat untuk mencemarkan nama baik desa, hanya saya ingin desa lebih baik lagi,” tuturnya.

Nurhayati berharap kedepannya tidak terjadi lagi hal serupa dikemudian hari.

” Ya saya berharap kedepannya tidak adalagi hal serupa dan Desa Sukagalih semakin lebih baik lagi,” harapnya.

Berita Terkait

DARI EKOLOGI PEMBERONTAKAN, QUARTUS POLITICA HINGGA LAHIRNYA GAGASAN GERAKAN OPOSISI DI TINGKAT AKSI
UPK Mande Salurkan Santunan untuk 958 Anak Yatim Sambut 1 Muharam 1448 H
Polsek Wiradesa Gagalkan Aksi Tawuran, 11 Remaja Diamankan Sebelum Bentrok di Pekuncen
Dukung Ketahanan Pangan, Satlantas Polres Kuningan Berikan Bantuan Pupuk bagi Petani Desa Cibulan
Satresnarkoba Polresta Cirebon Gelar Sosialisasi Keliling Bahaya Narkoba dan Miras Oplosan
Mayat Ditemukan di Bekas Mushola, Polsek Kedawung Bersama Stakeholder Lakukan Evakuasi
Di Usia ke-599 Tahun, Kebersamaan Jadi Semangat yang Mengiringi Rapat Paripurna Hari Jadi Kota Cirebon
“LSM Gerhana Indonesia Siap Bawa Bukti Dugaan Mark-Up Dana BOS Miliaran Rupiah ke Aparat Hukum”
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:59 WIB

DARI EKOLOGI PEMBERONTAKAN, QUARTUS POLITICA HINGGA LAHIRNYA GAGASAN GERAKAN OPOSISI DI TINGKAT AKSI

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:37 WIB

UPK Mande Salurkan Santunan untuk 958 Anak Yatim Sambut 1 Muharam 1448 H

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:29 WIB

Polsek Wiradesa Gagalkan Aksi Tawuran, 11 Remaja Diamankan Sebelum Bentrok di Pekuncen

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:33 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Satlantas Polres Kuningan Berikan Bantuan Pupuk bagi Petani Desa Cibulan

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:31 WIB

Satresnarkoba Polresta Cirebon Gelar Sosialisasi Keliling Bahaya Narkoba dan Miras Oplosan

Berita Terbaru