Viral Dugaan Pemotongan BLT Kesra, Begini Kata Kepala Desa Sukagalih

Senin, 19 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Canjur || Kepala Desa Sukagalih, Dudi Aryadikara, mengklarifikasi vidio viral di media sosial mengenai adanya dugaan pemotongan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra di wilayahnya.

Menurut Dudi, bahwa dirinya tidak mengetahui adanya pemotongan tersebut. Kendati demikian dirinya telah mengintruksikan agar bawahannya mengembalikan uang yang sempat diterima dari penerima manfaat BLT Kesra

” Sebetulnya tidak ada pemotongan, hanya saja para penerima memberikan uang secara sukarela dan itupun saya tidak mengetahuinya. Namun karena tidak ada anak buah yang salah jadi saya tetap bertanggung jawab dan bawahan saya sudah mengembalikan uang yang sempat diterimanya,” kata Dudi di runag kerjanya, tepatnya di Kantor Kepala Desa Sukagalih, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Senin, (19/1/26).

Dudi juga meminta maaf kepada semua warga Kecamatan Cikalongkulon, khususnya Desa Sukagalih mengenai adanya dugaan pemotongan BLT kesra yang membuat gaduh di dunia maya.

” Saya juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat apabila ada yang dirugikan dan kepada warga yang merasa haknya terganggu saya minta maaf dan kedepannya Insya Allah tidak akan terjadi lagi hal demikian. Namun warga juga harus berhati hati dikhawatirkan ada yang mengatasnamakan Kepala desa jadi bisa mengkonfirmasi terlebih dahulu jika ada oknum yang mengatasnamakan kades,” pungkasnya.

Sementara, Nurhayati salah seorang keluarga penerima BLT Kesra menuturkan, bahwa dirinya tidak ada niat untuk mencemarkan nama baik Desa. Namun dirinya hanya ingin Desa Sukagalih menjadi lebih baik lagi.

” Tidak ada niat untuk mencemarkan nama baik desa, hanya saya ingin desa lebih baik lagi,” tuturnya.

Nurhayati berharap kedepannya tidak terjadi lagi hal serupa dikemudian hari.

” Ya saya berharap kedepannya tidak adalagi hal serupa dan Desa Sukagalih semakin lebih baik lagi,” harapnya.

Berita Terkait

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Berita Terbaru