Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Mengunjungi Klinik Harapan Sehat Di Cilaku, Tertarik Dengan Sistem Pelayanan Ijab Kabul, Tanpa Menolak Pasien

Jumat, 24 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

CIANJUR – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau dengan sebutan akrabnya KDM yang langsung di sambut dr. Yusuf sebagai pemilik Klinik Harapan Sehat, yang sekaligus pengelola Klinik Harapan Sehat tentu saja antusias para warga begitu besar karena KDM sangat begitu dekat dengan Masyarakat, warga sangat bangga dengan kedatangan KDM , begitupun dengan para pasien yang sedang berobat di Klinik Harapan Sehat yang berlokasi di Kecamatan Cilaku, Kamis ( 23/07/2026 )

Dalam kunjungan Dedi Mulyadi di Klinik Harapan Sehat sebagai pejabat tinggi sangat tertarik dan apresiasi dengan sistem pelayanan yang di terapkan, termasuk mekanisme kesepakatan atau ijab kabul antara pihak Klinik dan keluarga pasien,
Tidak hanya itu saja, jika pasien dan keluarga.

Kepala Klinik Harapan Sehat, dr. Yusup saat menjelaskan kepada awak media menyampaikan, kunjungan ini adalah silaturahmi sekaligus pengawasan dari Bapak Gubernur untuk melihat langsung kondisi pasien serta memahami sistem pembiayaan yang disebutnya sebagai sistem ijab kabul.

“Visi kami adalah memberikan pelayanan kesehatan yang paripurna bagi seluruh masyarakat tanpa boleh terhalang masalah biaya lewat sistem ini. Artinya, tidak boleh ada satu pun pasien yang kami tolak hanya karena tidak memiliki biaya yang cukup. Tidak ada istilah terlalu mahal, tidak boleh ditolak jika kami sanggup menangani, kecuali jika memang peralatan medis yang dibutuhkan tidak tersedia di tempat kami,” tegas dr. Yusuf

Ia menjelaskan, sistem hijab kubur mengutamakan prinsip: berapapun kemampuan pasien, pelayanan tetap diberikan dengan kesepakatan bersama. Mekanisme ijab kabul dilakukan secara terbuka di awal proses pelayanan.

“Pendaftaran adalah tempat pertama pasien bisa menyampaikan kemampuan ekonominya. Kami sampaikan secara jelas tak ada kata mahal, silakan sampaikan berapa yang mampu disiapkan, nanti akan kami sesuaikan. Jika masih merasa sungkan, bisa disampaikan saat konsultasi dengan dokter, atau paling akhir saat pembayaran di kasir,” paparnya.

 

Lebih lanjut dr. Yusup mengingatkan agar masyarakat tidak salah paham terhadap sistem ini. Kesepakatan harus dilakukan secara jujur dan terbuka, bukan sekadar menyetujui tanpa menghitung kemampuan diri sendiri.

“Sering terjadi kesalahpahaman, pasien hanya mengiyakan tanpa bicara sejujurnya. Padahal prinsip ijab kabul itu harus saling terbuka: kami sampaikan perkiraan biaya, pasien sampaikan berapa yang sanggup disiapkan, lalu kita cari jalan tengah yang sama-sama ringan. Itulah inti dari pelayanan kesehatan yang manusiawi tanpa membebani rakyat

Kunjungan ini diharapkan menjadi dukungan agar pelayanan kesehatan yang merata dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat dapat terus berjalan dan semakin ditingkatkan,,” Pungkasnya

( Try )

Berita Terkait

Kapolres Cirebon Kota Silaturahmi dengan DPD APPSI Kota Cirebon
HUT TNI ke-81 di Cirebon, TNI Teguhkan Pengabdian Bersama Rakyat
‎Pukau Penonton di Harjad Pamekasan ke-496, Karya Desainer Alvien Oktava Kembali Jadi Sorotan
Siap Pangkas Pengangguran Jabar ! SMK Dzakiyyun & BBPVP Bandung Cetak Wirausahawan Muda Lewat Pelatihan Kuliner
Prof Sutan Nasomal Harapkan Presiden RI Perintahkan Kejagung dan MA Selidiki Putusan PT Aceh Dalam Kasus Said Muchtar Demi Keadilan
SSB Garuda Jaya Jawara Turnamen Power FC ** Di Final Tumbangkan Tuan Rumah, Semifinal Gasak Akademi Persib
Pabrik Pengolahan Ban Bekas di Cianjur Diduga Beroperasi Tanpa Izin Lingkungan Lengkap, Warga Belakang Pabrik Masih Protes
Sat Reskrim Polres Ciko, Berhasil Amankan Pelajar 14 Tahun Bobol Counter HP

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:32

Kapolres Cirebon Kota Silaturahmi dengan DPD APPSI Kota Cirebon

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:51

HUT TNI ke-81 di Cirebon, TNI Teguhkan Pengabdian Bersama Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:26

‎Pukau Penonton di Harjad Pamekasan ke-496, Karya Desainer Alvien Oktava Kembali Jadi Sorotan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:18

Siap Pangkas Pengangguran Jabar ! SMK Dzakiyyun & BBPVP Bandung Cetak Wirausahawan Muda Lewat Pelatihan Kuliner

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:44

Prof Sutan Nasomal Harapkan Presiden RI Perintahkan Kejagung dan MA Selidiki Putusan PT Aceh Dalam Kasus Said Muchtar Demi Keadilan

Berita Terbaru