Wantannas Soroti Isu Strategis Nasional 2025: Polarisasi Sosial hingga Pengaruh Ideologi Asing

Sabtu, 19 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta – Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) Republik Indonesia memaparkan sejumlah isu strategis yang diperkirakan akan menjadi tantangan utama bangsa pada tahun 2025. Dalam laporan resmi yang disampaikan Jumat kemarin, Wantannas menekankan bahwa bangsa Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai dinamika, termasuk polarisasi sosial, pengaruh ideologi asing, dan krisis kepercayaan terhadap nilai-nilai Pancasila.

Sekretaris Jenderal Wantannas, Letjen TNI (Purn) Achmad Rivai, menyatakan bahwa dinamika global dan arus informasi yang tak terbendung menjadi faktor utama yang mendorong perubahan sosial dan ideologi secara cepat.

“Kita sedang berhadapan dengan perubahan zaman yang sangat cepat. Ketika nilai-nilai Pancasila tidak ditanamkan dengan kuat sejak dini, maka ruang kosong itu bisa diisi oleh ideologi lain yang justru bertentangan dengan semangat kebangsaan,” ujar Rivai dalam pernyataan resminya.

Isu lain yang turut menjadi perhatian Wantannas adalah keberadaan kelompok-kelompok yang mendorong paham radikal serta berkembangnya fenomena “shadow state”, yaitu aktor-aktor tak resmi yang memiliki pengaruh dalam pengambilan kebijakan, baik di sektor politik, ekonomi, hingga budaya.

Dalam pemaparan tersebut, Wantannas juga menyebut bahwa isu LGBTQ menjadi salah satu perhatian, terutama dalam konteks pengaruh budaya global dan pergeseran nilai di kalangan generasi muda.

“Kita bukan dalam posisi menghakimi, tetapi kita perlu memastikan bahwa seluruh pergeseran sosial ini tidak melunturkan jati diri bangsa,” lanjutnya.

Laporan ini akan menjadi rujukan penting dalam pembentukan kebijakan nasional, terutama dalam bidang pendidikan, sosial budaya, dan pertahanan sipil.

Penulis : Nur Qolbi

Berita Terkait

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit
Kapolda NTB Pimpin Upacara Hari Juang Polri, Kenang Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:06

‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎

Berita Terbaru